Lifestyle

Keppres Turun, 27 Juni 2018 Dipastikan Jadi Hari Libur Nasional Pilkada Serentak




SURYA.co.id | SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum memastikan hari H pemungutan suara pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada Rabu 27/6/2018 sebagai hari libur. Kepastian ini disampaikan pasca adanya keputusan presiden yang menjelaskan bahwa momentum pesta demokrasi lima tahunan tersebut menjadi hari libur nasional. "Benar. Libur," kata ketua KPU RI, Arif Budiman, Senin (25/6/2018). Sementara itu, Keppres tersebut termuat dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2018 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota tahun 2018 sebagai Hari Libur Nasional. Di keputusan tersebut termuat bahwa " menetapkan Keputusan Presiden tentang hari pemungutan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota, tahun 2018 sebagai hari libur nasional". Dikonfirmasi terpisah, komisioner KPU Provinsi Jawa Timur Choirul Anam mengatakan bahwa Keppres tersebut sesuai dengan Undang-Undang-Undang dan peraturan KPU (PKPU). Hal ini termuat dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UndangUndang Nornor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-Undang. Di dalam UU ini dijelaskan bahwa pemungutan suara dilaksanakan di hari libur atau hari yang diliburkan yang diliburkan secara nasional. "Kami juga telah meninta edaran (libur) itu dikeluarkan oleh Gubernur. Kami sudah minta, kami sudah berkirim surat, kami tinggal menunggu edaran resminya," kata Anam. Anam optomistis dengan adanya keputusan tersebut maka jumlah pemilih pada hari H pemungutan suara mendatang dapat mencapai target, yakni 77,5 persen. Yang mana selain itu, pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya pendekatan lain untuk memaksimalkan jumlah pemilih. Misalnya dengan sosialisasi ke seluruh stakeholder, sosialisasi berbasis budaya dan kultur di semua tingkatan, hingga ledang. "Ledang atau woro-woro menggunakan mobil keliling pun kami lakukan. Termasuk dengan mengirimkan formulir C6 yang diberikan ke rumah-rumah," kata Anam. Di sisi lain dengan adanya Keppres tersebut pemerintah provinsi Jawa Timur akan melakukan langkah tindak lanjut dengan memberikan surat edaran ke beberapa instansi terkait. "Ketika keppres itu turun, kami akan langsung memasukkan nomor keppres tersebut kepada draft surat edaran yang telah kami buat. Selanjutnya, kami akan berikan ke intansi terkait," kata Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Jawa Timur, Anom Surahno. Untuk diketahui, pada pilkada serentak tahun ini Jawa Timur akan melaksanakan pemilihan kepala daerah terbanyak di indonesia. Total, ada 18 pilkada tingkat kabupaten kota dan satu pemilihan tingkat provinsi yang akan dilaksanakan. Khusus untuk pemilihan gubernur, ada dua pasangan calon yang akan bersaing. Nomor urut satu ada Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak. Sementara di nomor urut dua, Saifullah Yusuf berpasangan dengan Puti Guntur Soekarno. Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Keppres Turun, 27 Juni 2018 Dipastikan Jadi Hari Libur Nasional Pilkada Serentak, http://surabaya.tribunnews.com/2018/06/25/keppres-turun-27-juni-2018-dipastikan-jadi-hari-libur-nasional-pilkada-serentak. Penulis: Bobby Constantine Koloway Editor: Parmin

ABOUT US   |   CONTACT US  |   FOR ADVERTISEMENT  |   CAREER
Jakarta 99.1FM   |   Bandung 94.4FM  |   Surabaya 100.5FM  |   Makassar 99.2FM  |   Manado 99.3FM  |   Medan 105.8FM  |   Semarang 96.1FM  |   Yogyakarta 103.7FM   

ABOUT US   |   CONTACT US  |   FOR ADVERTISEMENT  |   CAREER
Jakarta 99.1FM   |   Surabaya 100.5FM  |   Medan 105.8FM  |   Semarang 100.5FM  |   Yogyakarta 103.9FM    Bandung 94.4FM  |   Makassar 99.2FM  |   Manado 99.3FM  |