News

You are here:Home News Korban Jiwa Jatuh dalam Penertiban Bangunan Ilegal di Mesir

Rate this item
(0 votes)
in News

Korban Jiwa Jatuh dalam Penertiban Bangunan Ilegal di Mesir

By Published July 17, 2017

Kementerian Dalam Negeri menyatakan kerusuhan antara warga dan polisi yang hendak meruntuhkan bangunan ilegal di Nil, Mesir, menewaskan setidaknya satu orang dan melukai puluhan lainnya. Kerusuhan pecah ketika polisi tiba di Pulau al-Warraq, Minggu pagi (16/7), untuk menertibkan gangguan di tanah pemerintah tersebut.

"Pasukan dikejutkan oleh demonstrasi beberapa pelanggar batas yang menembakkan senapan burung dan melempar batu ... yang memaksa petugas untuk menembakkan gas air mata untuk memencarkan para pemrotes dan mengendalikan situasi," bunyi pernyataan yang dikutip Reuters, Senin (17/7).

Menurut pernyataan itu, setidaknya 37 polisi dan 19 warga terluka dalam bentrokan tersebut. Sementara seorang anggota polisi yang enggan disebutkan namanya karena tidak berwenang bicara kepada media mengatakan aparat keamanan menarik diri dari tempat kejadian perkara untuk meminimalisir korban.

"Misi itu gagal dari A-Z ... koordinasi tidak berjalan dengan baik," ujarnya.

Penghuni pulau tersebut menyatakan sudah membangun rumah di sana lebih dari 30 tahun lalu.

"Kami lahir di pulau ini ... kami punya bukti kepemilikan, orang tua kami lahir di sini ... mereka ingin memberikan tanah ini kepada Emirates untuk membangun hotel," kata Marzouk Hany, tukang potong daging berusia 20 tahun yang ikut dalam upacara pemakaman korban bentrokan.

Pada Mei lalu, Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi memulai kampanye untuk meruntuhkan ribuan bangunan yang diduga dibangun di tanah milik negara.

"Ada pulau-pulau di Nil ... menurut hukum tidak ada seorang pun yang boleh ada di sana," kata Sisi dalam pidato Juni lalu. Dalam kesempatan yang sama, dia juga memerintahkan otoritas untuk memprioritaskan pengambilalihan pulau tersebut dalam.

Sekitar 90 ribu orang tinggal di pulau seluas 5 kilometer persegi itu, kata Mahmoud Jaffar Salman, mantan anggota parlemen dari Giza, salah satu daerah di pulau tersebut. (cnnindonesia.com)

Read 379 times

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM