Gareth Bale mengukir namanya sebagai pemain Inggris Raya dengan penampilan terbanyak untuk Real Madrid. Ia sukses melampaui mantan bintang timnas Inggris, David Beckham.

Bale mencatat penampilan ke-160 untuk Madrid saat menjamu Fuenlabrada pada lanjutan Copa del Rey di Santiago Bernabeu, Selasa (28/11). Pemain internasional Wales ini unggul satu pertandingan lebih banyak dari Beckham.

Laga melawan Fuenlabrada juga menandai debut Bale bersama Madrid yang terpaksa absen sejak dua bulan terakhir lantaran cedera.

Ia pun tampil apik dan sukses memberikan satu assist untuk membantu Borja Mayoral mencetak gol.

Bale yang tiba di Bernabeu sejak 2013 telah mengoleksi 70 gol untuk Madrid di semua kompetisi. Mantan pemain Tottenham Hotspur ini sudah memenangi 11 gelar bersama Los Blancos, termasuk tiga trofi Liga Champions.

Sementara Beckham yang membela Madrid sepanjang 2003-2007 hanya mengemas 20 gol dan memenangi satu trofi La Liga dan Piala Super Spanyol.

Pemain ketiga yang terbanyak tampil membela Madrid adalah Steve McManaman. Winger yang didatangkan dari Liverpool tercatat melakoni 158 laga bersama Los Blancos.

Madrid sejauh ini tercatat sebagai klub yang kurang bersahabat bagi para pemain bintang asal Inggris Raya. Michael Owen dan Jonathan Woodgate menjadi dua pemain Inggris yang justru tenggelam kala hijrah ke Bernabeu. (cnnindonesia.com)

Andrea Pirlo mengungkapkan bahwa ia dan rekan-rekannya di skuat AC Milan seringkali mengerjai Gennaro Gattuso hingga pemain berjuluk Rino itu menjadi marah dan kemudian mencoba untuk menusuknya dan rekan-rekannya dengan garpu.

Gattuso memang dikenal sebagai sosok pemain yang begitu temperamental. Emosinya meluap-luap saat berada di atas lapangan. Ia juga tak akan segan adu pukul dengan pemain lawan.

Namun meski tahu bahwa Gattuso sosok yang temperamental, para pemain Milan ternyata sering mengerjainya. Para penggawa Rossoneri bahkan kerap mengerjainya secara beramai-ramai.

Aksi jahil Pirlo ternyata tak berhenti sampai di skuat Milan saja. Bahkan ketika Gattuso gabung dengan timnas Italia, ia pun sering kali dikerjai oleh eks playmaker Juventus tersebut dan sejumlah pemain lain.

Pirlo lantas menceritakan pengalaman gilanya tersebut dalam bukunya yang berjudul "I Think Therefore I Play." Ia pun menceritakan secara detil bagaimana Gattuso yang begitu marah ketika ia kerjai, sampai akhirnya berusaha menusuknya dengan garpu.

"Rino selalu menjadi target favorit saya. Terlepas dari kenyataan bahwa dalam beberapa kesempatan ia mencoba membunuh saya dengan sebuah garpu. Saat makan di Milanello, kami akan menciptakan  segala macam hal untuk menyiksanya. Ketika kami mendapati ada kata kerjanya yang salah (yang hampir selalu terjadi sepanjang waktu), kami akan segera melompat ke arahnya. Dan kemudian ketika ia benar-benar mengucapkannya dengan benar, kami akan memastikan bahwa ia masih salah hanya untuk membuatnya menjadi lebih kesal lagi. Saya, Ambrosini, Nesta, Inzaghi, Abbiati, Oddo: itu adalah kelompok orang-orang bajingan itu," tulis Pirlo.

"Anda bisa melihat kabut merah turun dan ia tidak bisa menyembunyikannya. Kita bisa tahu apa yang akan terjadi dan jadi kami akan menyita semua pisau. Gattuso akan meraih garpu dan mencoba menusukkannya ke tubuh kami. Pada lebih dari satu kesempatan, ia mencapai sasarannya dan garpu itu masuk ke kulit kami. Kami selembut tuna; Jenis yang bisa Anda tusuk dengan breadstick (sejenis roti yang panjang dan biasanya crispy). Beberapa dari kami akhirnya bahkan tidak bisa bermain karena salah satu serangan garpu Rino, bahkan jika penjelasan resmi dari klub adalah karena 'kelelahan otot'."

"Kami akan menyingkir saat ia jadi marah, tapi begitu ia sudah menjadi tenang dan pergi ke kamarnya, kami akan keluar lagi, menumpuk sofa di depan pintu dan menghalangi jalan keluarnya." (bola.net)

Isi percakapan penyerang Barcelona Lionel Messi dengan wasit Ignacio Iglesias dan hakim garis Enrique Ramos di pertandingan kontroversial melawan Valencia, Minggu (26/11), terungkap.

Pertandingan Barcelona melawan Valencia di Stadion Mestalla berakhir imbang 1-1. Kontroversi sempat mewarnai pertandingan setelah gol Messi pada menit ke-30 tidak disahkan wasit Iglesias.

Tendangan Messi dari luar kotak penalti gagal ditangkap sempurna oleh kiper Valencia Neto. Bola terlihat sudah melewati garis gawang sebelum dibuang Neto. Messi pun sempat melakukan selebrasi dan berlari ke arah hakim garis Ramos. Tapi, wasit Iglesias tidak mengesahkan gol Messi.

Dikutip dari Mundo Deportivo, Messi berusaha melakukan protes kepada wasit Iglesias dan hakim garis Ramos saat berjalan menuju ke ruang ganti usai babak pertama yang berakhir dengan skor kacamata. Messi bertanya kenapa golnya tidak disahkan.

Messi berkata “Itu sebuah gol” kepada hakim garis Ramos, yang kemudian dibalas sang hakim garis, “Itu tidak jelas.”

Messi kemudian menghampiri wasit Iglesias dan mengatakan, “Kamu melakukan keputusan yang salah, sekarang kamu akan melihat tayangan ulangnya.”

Wasit Iglesias dengan singkat mengatakan, “Karena saya tidak yakin, maka itu tidak gol.”

Messi sempat bertanya sejenak kepada pelatih kiper Barcelona, Jose Ramon de la Fuente, untuk mengonfirmasi apakah bola sudah melewati garis gawang dan kemudian mengatakan, “Garis gawang ada di sini, dan bola ada di sini.”

Terakhir, wasit Iglesias mengatakan, “Saya tidak yakin, kita akan melihat tayangan ulangnya di dalam.”

Di babak kedua Barcelona sempat tertinggal lebih dulu setelah Valencia mencetak gol lewat Rodrigo. Azulgrana kemudian menyamakan kedudukan menit ke-82 melalui gol Jordi Alba.

Kontroversi gol Messi tidak disahkan tercipta karena La Liga belum menggunakan teknologi garis gawang dan tayangan ulang (VAR). Teknologi VAR baru akan digunakan La Liga mulai musim depan. (cnnindonesia.com)

Lionel Messi belum lama ini mengaku ragu jika dirinya dan Cristiano Ronaldo bisa menjadi teman dekat di luar lapangan.

Dua bintang Barcelona dan Real Madrid itu sudah sering dibanding-bandingkan satu sama lain di beberapa tahun terakhir. Semua orang selalu berdebat soal siapa yang paling hebat di antara keduanya.

Namun yang pasti, baik Messi maupun Ronaldo sudah mendominasi ajang pemilihan pemain terbaik dunia, Ballon d'Or, di 10 tahun terakhir.

Tahun ini, keduanya juga bakal menjadi kandidat kuat untuk memenangkan trofi Bola Emas dari France Football tersebut. Meski demikian, CR7 diprediksi akan keluar sebagai pemenang, usai suksesnya memenangkan La Liga dan Liga Champions musim lalu.

Terlepas dari rivalitas keduanya, Ronaldo belum lama ini mengatakan bahwa ia dan Messi bisa menjadi teman di masa mendatang. Namun demikian, Messi rupanya merasa terkejut ketika ditanya soal itu belum lama ini.

"Saya tidak tahu apakah kami bisa menjadi teman. Pertemanan adalah sesuatu yang dibangun dengan cara menghabiskan waktu bersama untuk saling mengenal satu sama lain, kami tidak punya hubungan seperti itu," tutur Messi di Marca.

"Namun itu karena kami lebih sering hanya bertemu di acara-acara penghargaan. Kami berdua baik-baik saja, namun kemudian kami tak saling bertemu lagi."

Messi menambahkan: "Dalam beberapa tahun belakangan, ada banyak pemain hebat yang berpeluang memenangkan Ballon d'Or. Dalam beberapa tahun terakhir kami memang selalu mendominasi, namun sekarang ada pemain seperti Mbappe, Suarez, atau Neymar, yang juga bisa memenangkannya." (bola.net)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM