Megabintang Barcelona, Lionel Messi mengakui bahwa timnya musim ini menjadi lebih seimbang sepeninggal Neymar yang pada musim panas lalu memilih hijrah ke PSG.

Tiga musim ke belakang, Neymar menjadi bagian penting di Barca dengan membentuk tridente maut 'MSN' bersama Messi dan Luis Suarez. Namun kini La Pulga menyadari bahwa Blaugrana menjadi lebih baik tanpa Neymar.

"Tanpa Neymar kami lebih seimbang. Kepergiannya berarti adanya perubahan dalam cara kami bermain, kami kehilangan banyak potensi serangan, tapi itu membantu dari segi pertahanan," ujar Messi kepada World Soccer.

"Kami sekarang memiliki amunisi yang sangat baik di lini tengah, ini membuat kami lebih kuat di pertahanan," lanjutnya.

Barca musim ini tampil superior dengan baru sekali kalah di semua ajang. Selain masih kokoh di puncak klasemen La Liga, tim asuhan Ernesto Valverde juga baru saja melaju ke semifinal Copa del Rey. (bola.net)

Kisruh transfer Neymar dari Barcelona menuju PSG nampaknya masih jauh dari kata usai. Transfer termahal dunia itu memang sangat kontroversial sejak dari awal bursa transfer musim panas lalu hingga sampai saat ini.

PSG membajak Neymar sesuai nilai buyout-nya sebesar 220 juta euro pada awal Agustus silam. Namun yang membayar pembajakan itu bukanlah PSG sendiri, tetapi perusahaan induk mereka; Qatar Sports Investment. Hal itu dilakukan agar PSG tidak mendapat hukuman dari aturan Financial Fair Play.

Transfer ini menimbulkan banyak masalah. Neymar dan Barca bahkan sudah secara terbuka akan saling melaporkan terkait pembayaran bonus klausul kesetiaan. Barca tak mau membayar dan malah akan menuntut Neymar untuk mengembalikan seluruh bonus yang sudah terlanjur mereka berikan. Sementara itu, Neymar mempermasalahkan bonus yang harusnya diberikan Barca pada 31 Juli silam.

Menurut El Confidencial, masalah baru dalam transfer ini telah muncul lagi. Saat ini Barca masih terlibat permasalahan hukum transfer Neymar pertama (dari Santos menuju Barca). Barca menghadapi banyak tuntutan hukum, terutama dari DIS, salah satu pemilik hak transfer Neymar semasa masih di Santos.

Pada 2013, saat mendatangkan Neymar, Barca yang saat itu dipimpin Sandro Rosell menjanjikan penghasilan besar kepada Neymar, tepatnya sebesar 100 juta euro. barca menjamin Neymar akan mendapatkan 100 juta euro selama lima tahun di Camp Nou.

Apa pun yang terjadi, Neymar dijamin akan mendapatkan 100 juta euro bersih di Barca, apa pun yang terjadi. Tapi imbal baliknya, Neymar wajib bertahan di Barca selama periode lima tahun itu. Jika Neymar hengkang tanpa persetujuan Barca, Neymar wajib membayar Barca senilai 100 juta euro juga.

Menurut El Confidencial, dokumen kesepakatan Barca dan Neymar ini ditandatangani oleh Sandro Rosell dan Josep Maria Bartomeu. Dokumen ini muncul dalam persidangan yang melibatkan DIS dan Barca. Tapi belum bisa dipastikan apakah Barca akan mencoba memaksa Neymar membayar sesuai dokumen itu. (bola.net)

Para pemain Ligue 1 menjalani liburan musim dingin pada akhir 2017 hingga awal 2018. PSG menjalani pertandingan terakhir mereka pada 21 Desember lalu dengan kemenangan 3-1 atas Caen. Mereka baru akan bermain lagi pada 8 Desember mendatang melawan Rennes.

Liburan yang cukup panjang itu tentu saja dimanfaatkan para pemain untuk melepas penat, menyegarkan kembali pikiran dengan berlibur dan berkumpul bersama keluarga. Neymar juga sama.

Pemain termahal dunia itu memilih berlibur bersama keluarga dan teman-temannya pada jeda musim dingin ini. Ia menikmati keindahan berbagai pantai di Brasil setelah sebelumnya telah menjalin kembali tali asmara dengan Bruna Marquezine.

Salah satu tempat yang dikunjungi Neymar adalah Pulau Fernando de Noronha di tengah samudra Atlantik. Di salah satu spot wisata di sana, ada pantai yang memiliki lubang kolam kecil di tengah bebatuan yang berbentuk seperti sumur. Neymar terjun ke sumur itu.

Aksi Neymar itu menuai banyak kecaman di Brasil. Pasalnya, para pendukung timnas Brasil tak mau Neymar mengalami cedera menjelang Piala Dunia. Saat ini Gabriel Jesus sudah cedera dan fans Brasil tak mau Neymar yang merupakan bintang utama mereka juga mengalami cedera. (bola.net)

Berikut videonya:

 

Edinson Cavani dan Neymar sempat terlibat adu argumen dalam duel Paris Saint-Germain lawan Lyon. Hal itu sendiri bukanlah merupakan hal baru dalam dunia sepak bola karena sebelumnya sudah banyak kejadian serupa.

Cavani dan Neymar merupakan andalan PSG di lini depan. Keduanya punya naluri tinggi dalam mengoyak pertahanan lawan dan mencetak gol.

Setelah dianggap mampu beradaptasi dengan baik di pola permainan PSG, Neymar mulai terlibat perselisihan dengan rekan setimnya, Cavani. Keduanya sempat berebut tendangan bebas dan tendangan penalti.

Perselisihan antara rekan setim seperti yang diperlihatkan oleh Neymar dan Cavani bukan hal baru dalam dunia sepak bola. Sudah banyak perselisihan yang terjadi sebelumnya, dari perang kata hingga tukar pukulan.

Berikut sejumlah perselisihan di antara rekan setim yang pernah terjadi di sepak bola seperti dikutip dari Sportster:

Kevin Mirallas-Leighton Baines (Everton)

Insiden yang terjadi pada tahun 2015 ini mirip dengan apa yang terjadi pada Cavani dan Neymar, yaitu pertengkaran karena berebut jadi eksekutor penalti.

Saat Everton mendapat tendangan penalti beberapa menit jelang babak pertama berakhir, Kevin Mirallas langsung memegang bola dan bersiap menendangnya.

Leighton Baines coba mengingatkan Mirallas karena Baines adalah eksekutor reguler. Namun Mirallas mengabaikan Baines dan juga sejumlah rekan setim lainnya.

Mirallas mengambil penalti tersebut, gagal, dan kemudian diganti di saat jeda pertandingan.

Steve McManaman-Bruce Grobbelaar (Liverpool)

Insiden antara McManaman dengan Grobbelaar terjadi pada tahun 1993 dalam derby lawan Everton. Saat itu Grobbelaar merupakan pemain veteran sedangkan McManaman masih jadi pemain muda Liverpool.

McManaman melakukan kesalahan karena tendangan sapuannya terlalu lemah sehingga Everton bisa mencetak gol.

Grobbelaar menumpahkan kemarahannya pada McManaman dengan berteriak di wajah McManaman bahkan sempat mencekik leher McManaman. McManaman sempat mendorong wajah Grobbelaar sebelum akhirnya pergi meninggalkannya.

Liverpool pun kalah 0-2 di akhir pertandingan.

Arjen Robben-Frank Ribery (Bayern Munich)

Dua sayap mematikan milik Bayern Munich ini pernah bertikai di lapangan saat laga lawan Real Madrid pada semifinal Liga Champions 2012.

Pertikaian terjadi saat Bayern Munich mendapatkan tendangan bebas. Robben dan Ribbery kemudian cekcok yang masih terus berlanjut hingga perjalanan ke ruang ganti hingga para pemain lainnya harus memisahkan mereka.

Bayern Munich menolak berkomentar tentang insiden tersebut dan beruntung 'FC Hollywood' keluar sebagai pemenang di akhir pertandingan.

Jens Lehmann-Marcio Amoroso (Borussia Dortmund)

Dalam duel tensi tinggi melawan Schalke, Jens Lehmann sangat kecewa karena gawangnya kebobolan. Lehmann merasa Amoroso harus bertanggung jawab atas gol tersebut. (cnnindonesia.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM