Para atlet rowing Indonesia mulai melakukan persiapan akhir untuk Asian Games 2018. Lawatan ke Australia dan Belanda menjadi dua agenda berikutnya.

Rowing menjalani program jangka panjang sejak dua tahun lalu. Mereka memanfaatkan waktu yang panjang setelah cabang dayung tak dipertandingkan oleh tuan rumah SEA Games 2017 Kuala Lumpur.

"Program latihan kami jangka panjang. Cuma kemarin itu karena libur akhir tahun jadi Januari ini anak-anak baru berkumpul lagi, walau di daerahnya mereka tetap berlatih," kata Syafril, pelatih rowing, saat ditemui pewarta di pemusatan latihannya di Situ Cileunca, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Selasa (16/1/2018).

Nah, tujuh bulan menjelang Asian Games 2018, rowing akan melakukan persiapan akhir untuk semakin mematangkan diri. Mereka akan terjun di Australia Open pada bulan Maret mendatang, yang disusul dengan training camp di Belanda pada bulan Juni-Juli.

"Ini sebagai persiapan kami juga menuju Asian Games karena sekarang ini mereka sudah masuk dalam persiapan menuju khusus," kata mantan pedayung nasional 1996 ini.

Di Asian Games 2014, rowing hanya berhasil menyabet satu medali perunggu dari total 14 nomor yang dilombakan. Medali itu disumbangkan dari nomor kelas ringan.

Dengan persiapan yang cukup panjang menuju Asian Games 2018, para atlet rowing Indonesia diharapkan bisa memberi minimal satu medali emas dari 15 nomor yang dipertandingkan.

"Target kami medali emas. Peluangnya dari nomor LM 8+ dan women 4-. Kami mempertimbangkan saat di Kejuaraan Asia September lalu di Thailand kami memperoleh dua medali emas," katanya.

Sementara pelatih asing rowing Boudewijn van Opstal mengatakan pesaing Indonesia di Asian Games nanti datang dari China, India, Iran dan Jepang.

"Tapi yang utamanya China dan Jepang karena mereka itu ketika sudah berada di dalam air akan sangat hebat," kata Boudewijn.

"Kami optimistis bisa mendapat medali dan akan mendapat medali lebih baik dibanding Asian Games 2014. Saat ini kami memiliki atlet terbaik tinggal persiapannya saja yang harus dimaksimalkan terus," ucap pelatih asal Belanda itu. (detik.com)

Informasi menyimpang tentang kebutuhan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 Jakarta Palembang kembali muncul. INASGOC mengklarifikasinya.

Dalam dua hari terakhir, beredar kabar tentang pendaftaran volunter Asian Games 2018 dengan iming-iming honor sebesar Rp 600 ribu per hari. Mereka mengatasnamakan koordinator relawan atau agen.

Ketua Pelaksana Asian Games 2018, Erick Thohir, meresponsnya. Dia mengatakan Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) tak pernah menyatakan informasi tersebut.

"Pendaftaran volunter tahap pertama sudah digelar September 2017 untuk kebutuhan test event. Kami mendapatkan volunter yang memadai untuk menunjang test event berupa invitational tournament yang akan berlangsung 10-24 Februari mendatang," kata Erick dalam rilis kepada detikSport, Minggu (7/1/2018).

"Tenaga sukarelawan itu akan kembali memberikan dukungan saat Games Times pada Agustus nanti. Jadi terkait dengan beredarnya info mengenai pencarian volunter dengan iming-iming uang, saya nyatakan hal itu hoax dan sama sekali tidak benar," ujar Erick yang juga Presiden Komite Olimpiade Indonesia dan Inter Milan itu.

Erick meminta agar publik berhati-hati dengan informasi yang didapatkan di luar situs resmi Asian Games. Dia menyebut, INASGOC tak menggunakan agen untuk merekrut sukarelawan.

"Di tengah maraknya isu bahwa ada penerimaan sukarelawan untuk Asian Games 2018, bahkan ada yang meminta pembayaran, kami meminta kepada masyarakat untuk waspada. Kami menegaskan, semua informasi dan pendaftaran bisa dilakukan melalui website resmi Asian Games 2018, www.asiangames2018.id dan semua proses rekrutmen dilakukan departemen human resources INASGOC," Erick menjelaskan.

"Selain itu, kami juga tidak pernah menunjuk agen atau koordinator pencari tenaga sukarelawan. Saat ini, kami tengah koordinasi dengan aparat kepolisian bidang siber untuk mencari penyebar berita bohong itu," Erick menegaskan.

INASGOC Memang membutuhkan tenaga cukup banyak sebagai relawan pada Asian Games 2018. Diperkirakan, butuh 20 ribu relawan untuk mendampingi 12 ribu atlet dan ofisial, serta 5.000 media dari 45 negara pada ajang yang dihelat 18 Agustus sampai 2 September. (detik.com)

Dunia gym kadang memang diselimuti oleh misteri. Mario Bros, sosok gym yang sudah dikenal sebagai tukang pipa dengan kumis tebal dan seragam merahnya selama 32 tahun belakangan. Namun, Nintendo belum lama ini baru mengungkap bahwa Mario sudah lama tak lagi berprofesi sebagai tukang ledeng.

Dalam profil terbaru Mario, Nintendo mengklarifikasi bahwa Mario memang tukang pipa di masa lampau. Perusahaan asal Jepang itu mengatakan bahwa pekerjaan Mario sebenarnya tergantung pada skenario apa yang sedang dimainkannya.

"Selain olahraga, entah itu tenis atau baseball, sepak bola atau balap mobil, Mario melakukan apapun yang keren. Faktanya, dia juga pernah bekerja sebagai tukang kayu di masa lampau," tulis Nintendo sebagaimana dilaporkan Mashable, Selasa (5/9).

Sebelum Super Mario Bros, Mario tampil di gym arcade Kong Kong pada 1981. Dalam permainan itu, dia "pada dasarnya seorang tukang kayu" bernama "Jumpman" karena dia melompati tong di lokasi bangunan.

Hanya saja pada Mario Bros tahun 1983, Shigeru Miyamoto memutuskan untuk membawa Luigi dan menugaskan pekerjaan tukang ledeng ke karakter tersebut.

"Dengan (1983) Mario Bros, kami membawa Luigi dan banyak permainan dimainkan di bawah tanah sehingga kami membuatnya sesuai dengan setting itu dan, kami memutuskan untuk menjadikannya sebagai tukang ledeng. Skenario menentukan perannya," kata Miyamoto pada USA Today.

Selain itu, IGN juga menyebutkan bahwa Mario sebenarnya memiliki profesi lain selain sebagai tukang kayu dan ledeng. Dia pernah menjadi dokter, pekerja di pabrik semen, dan seorang prajurit yang mencoba meledakkan orang.

Sementara itu, Super Mario Oddissey yang terbaru dilaporkan akan berkisar tentang perjalanan. Mario akan mengendari motor dan berlari di padang rumput untuk mendatangi tempat-tempat seru di dunianya. Dia bahkan memiliki kemampuan untuk merasuki makhluk lain, mulai dari katak, dinosaurus, ikan hingga manusia, untuk menyelamatan seorang gadis yang diculik musuh. (cnnindonesia.com)

Kuala Lumpur - SEA Games 2017 di Kuala Lumpur resmi ditutup. Tuan rumah Malaysia, yang jadi juara umum, telah menyerahkan bendera SEA Games ke tuan rumah berikutnya, Filipina.

Acara penutupan SEA Games 2017 digelar di Stadion Bukit Jalil, Rabu (30/8/2017) malam. Pre-event sudah berlangsung sejak pukul 20.00 waktu Kuala Lumpur.

Alunan musik dari Disc Jockey (DJ) mengawali pre-event. Kemudian diramaikan dengan marching band dan karaoke masif yang melibatkan seluruh pengunjung di stadion.

Menariknya, salah satu dari tiga lagu yang dinyanyikan bersama-sama adalah soundtrack film anak-anak Upin dan Ipin, yakni 'Sahabat Selamanya'. Lagu ini sendiri diciptakan oleh grup musik asal Indonesia, Padi.

Acara inti penutupan kemudian dimulai, ditandai dengan lagu kebangsaan Malaysia. Disusul kemudian munculnya arak-arakan atlet dan volunteer SEA Games 2017. Tari-tarian daerah lantas ditampilkan untuk menghibur penonton.

Presiden Komite Olimpiade Nasional Malaysia HRH Tunku Imran selanjutnya memberikan sambutan dan mengucapkan selamat kepada tuan rumah berikutnya, Filipina. Filipina sendiri sejauh ini belum memutuskan di mana kota penyelenggaraan SEA Games 2019.

"Tuan rumah berikutnya adalah Filipina di 2019. Kami mendoakan yang terbaik untuk Filipina sebagai tuan rumah," ujar Tunku Imran.

Selepas sambutan tersebut, giliran Perdana Menteri Najib Tun Razak menyampaikan kata-kata sekaligus menyatakan bahwa SEA Games 2017 secara resmi ditutup. Bendera SEA Games kemudian diturunkan dan diserahkan ke Komite Olimpiade Filipina, diikuti pemadaman obor SEA Games 2017.

Acara dilanjutkan dengan penampilan penyanyi-penyanyi negeri Jiran, di antaranya yang cukup populer di Indonesia adalah Amy Search dan Sheila Majid.

Berikutnya acara dilanjutkan dengan penyambutan hari kemerdekaan Malaysia, yang memang jatuh pada tanggal 31 Agustus. Lagu kebangsaan kembali diputar dan pertunjukan kembang api menutup acara. (detik.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM