Rate this item
(0 votes)
in Sport

Oka Sumbang Emas Pertama untuk Indonesia di Asian Games 1998

By Published August 13, 2018

Oka Sulaksana menjadi penyumbang medali emas pertama dalam cabang olahraga (cabor) layar di Asian Games 1998.

Atlet asal Bali tersebut meraih medali emas yang pertama untuk cabor layar pada Asian Games 1998 di Bangkok, Thailand. Ia menjadi yang terbaik di nomor Mistral Heavy.

Oka mengalahkan pelayar asal Jepang Motokazu Kenjo dan pelayar Thailand Kookiat Sakulfaeng. Kedua pelayar tersebut meraih medali perak dan perunggu.

Medali emas itu merupakan satu-satunya yang diraih Indonesia dalam cabor layar dari 16 nomor yang dipertandingkan. Satu-satunya medali emas yang disumbang Oka menempatkan cabor layar Indonesia berada di urutan keenam dari 11 negara Asia lainnya.

Selain Oka, satu medali emas dalam Asian Games 1998 juga disabet beberapa cabor lain seperti karate, tenis, dan atletik. Sedangkan cabor bulutangkis sukses menyumbang medali emas terbanyak dalam ajang edisi ke-13 tersebut yakni dua keping.

Total ada enam medali emas yang disumbang atlet Indonesia dalam Asian Games 1998. Sementara medali perak diraih sebanyak 10 keping dan perunggu sejumlah 11 keping.

Dua puluh medali yang dicatat Indonesia ini menempatkan tim Merah Putih di peringkat ke-11 dalam klasemen akhir. Indonesia terpaut 247 medali dari China yang berhasil duduk di posisi pertama.

Empat tahun kemudian, Oka sukses mempertahankan medali emasnya di nomor pertandingan yang sama yakni Mistral Heavy. Ketika itu, ia mencatat 13 poin dari 11 seri balapan.

Atas catatan tersebut Oka kembali menjadi yang terbaik dari enam peserta lainnya. Dia mengalahkan pelayar China Mo Zehai dan pelayar Jepang Motokazu Kenjo.

Sejak Oka, pelayar Indonesia tak pernah lagi meraih medali emas. Regenerasi atlet setelah Oka pun belum ketahuan.

Kali terakhir cabor layar meraih medali adalah pada Asian Games 2010 di China. Ketika itu, masih Oka yang menyumbang satu-satunya medali di cabor layar yakni medali perak di nomor Mistral.

Ia kalah dari pelayar Hong Kong Chan King Yin yang meraih medali emas, tapi unggul dari pelayar China Yao Fuwen yang dapat medali perunggu. (CNN Indonesia)

Read 116 times

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM