Timnas basket putri Indonesia tak berkutik saat menghadapi Unifikasi Korea dalam pertandingan Grup A Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Bermain di Hall A Senayan, Rabu 15 Agustus 2018, tim tuan rumah menyerah 108-40.

Pada kuarter pertama, Indonesia tertinggal 8-25. Keadaan tak berubah pada kuarter kedua, Unifikasi Korea 20-58. Meski sudah unggul jauh, tim besutan Lee Min-kyu enggan mengendurkan tekanan, alhasil kuarter ketiga mereka tutup dengan keunggulan 29-79.

Pelatih Indonesia, Arif Gunarto mengakui anak asuhnya memang tampil di bawah tekanan karena lawan yang kemampuannya di atas rata-rata. Belum lagi rasa grogi yang dirasakan para pemain.

“Ini pertandingan pertama, mereka (pemain) pasti ada rasa grogi. Tapi kita akan perbaiki di pertandingan selanjutnya,” kata Arif saat ditemui usai pertandingan.

Ditambahkan oleh Arif, pada pertandingan selanjutnya akan fokus pada pembenahan bertahan. Apalagi mereka akan berhadapan dengan Kazakhstan yang memiliki postur lebih tinggi.

“Kita fokus di defense saja. (Postur pemain) Kazakhstan lebih tinggi dari kita jadi kita akan coba bermain cepat,” imbuhnya. (Viva.co.id)

Mulai hari ini, Rabu (15/8/2018) obor Asian Games 2018 tiba di Jakarta. Sebelum dibawa ke acara pembukaan di GBK, obor akan dikirab keliling kota.

Kirab obor Asian Games 2018 di Jakarta akan berlangsung selama empat hari dengan melewati lima wilayah Kota Jakarta plus Kabupaten Kepulauan Seribu. Titik start kirab ini adalah di Lippo Mall Kramat Jati pada pukul 07.00 WIB, untuk diarak menuju TMII hingga menyusuri Jl. TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Selama di Jakarta, obor akan meninap di Balai Kota DKI Jakarta dan Monumen Nasional (Monas). Di hari Jumat obor Asian Games tersebut akan diterima Presiden Joko Widodo di Istana Negara, di sana Jokowi akan berkesempatan membawa obor tersebut.

Di hari Sabtu (18 /8/2018), kirab obor akan menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno, yang merupakan venue pembukaan Asian Games 2018, yang sekaligus sebagai tempat pemberhentian terakhir.

Kirab obor Asian Games 2018 ini akan membuat beberapa ruas jalan di Jakarta akan ditutup. Namun warga diharapkan antusias menyambutnya.

Berikut rute kirab obor Asian Games di Jakarta tanggal 15-18 Agustus:

15 Agustus:

- Lippo Mal Kramat Jati-Gedung Sasono Abdi Guna TMII
- Gedung Sasono Langgeng Budoyo TMII-Lapangan terbuka Gedong
- Lapangan Terbuka-Halte Rawa Bambu Jaksel
- Kolong Flyover Jagakarsa-Pintu Utama Kebon Binatang Ragunan
- Halte Rawa Bambu-Pintu Utama Kebon Binatang Ragunan
- Kebon Binatang Ragunan-Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
- Pengadilan Negeri Jakarta Selatan-Walikota Jakarta Selatan
- Wali Kota Jakarta Selatan-Balai Kota DKI Jakarta

16 Agustus:

- Balai Kota DKI Jakarta-Jalan Garuda
- Jalan Benyamin Sueb-Jalan Mangga Dua
- Jalan Mangga Dua-Kelurahan Tanah Sereal
- Kelurahan Tanah Sereal-Jalan Pintu Besar Utara
- Jalan Puntu Besar Timur-Taman Kalijodo
- Jalan Taman Kaijodo-Jalan Yos Sudarso
- Jalan Yos Sudarso-Danau Sunter

17 Agustus 2018:

- Danau Sunter- Waduk Sunter
- Waduk Sunter-Marina Ancol
- Marina Ancol-Pulau Seribu
- Pulau Seribu-Marina Ancol
- Marina Ancol-Istana

18 Agustus:

- Setelah diinapkan di Istana Negara api abadi dibawa ke Patung Kuda
- Selanjutnya dari Patung Kuda, api abadi berakhir di Gelora Bung Karno.
(Detik.com)

Harapan Jordan Clarkson tampil di Asian Games 2018 dipastikan musnah. Sebab pebasket Cleveland Cavaliers itu dilarang tampil untuk timnas Filipina oleh NBA.

Mantan pemain Los Angeles Lakers ini memang memiliki darah Filipina dari neneknya. Meski begitu, dia belum sekalipun tampil membela Filipina dan berniat untuk menjalani debut timnas pada Asian Games ini.

Sebelumnya, Clarkson sebenarnya sudah mendapat izin dari Cavaliers maupun Olympic Council of Asia untuk bermain bersama Filipina di ajang ini.

Namun, NBA menolak hal tersebut menilik dari kesepakatan FIBA yang menetapkan bahwa para pemain di NBA hanya bisa berpartisipasi pada Olimpiade, Piala Dunia FIBA, dan kompetisi Piala Kontinental.

"Kesepakatan NBA dengan FIBA adalah mengizinkan para pemain NBA berpartisipasi di Olimpiade, kejuaraan dunia FIBA, kejuaraan kontinental, dan kualifikasi turnamen di setiap asosiasi," ujar juru bicara NBA, Tim Frank, seperti dikutip NBS.

"Karena Asian Games bukan salah satu dari kompetisi itu, maka pemain NBA tidak bisa berpartisipasi. Berdasarkan kesepakatan NBA dengan FIBA, Jordan baru diperbolehkan membela Filipina di kompetisi yang sudah disepakati."

Wajar saja Clarkson mengungkapkan kekecewaannya akan hal itu. Ia mengunggah foto jersey Filipina miliknya yang siap dipakai untuk Asian Games 2018 sambil menulis curhatannya.

"Untuk saudara-saudaraku di Filipina, aku benar-benar kecewa karena tidak diperbolehkan bermain di Asian Games bersama timnas (Filipina). Terlepas dari aku tak ada di sana, aku tetap akan bersama rekan-rekan (Filipina) dalam hati dan semangat," ungkapnya pada akun Facebook.

"Meskipun demikian, hasrat dan ambisiku untuk bermain dengan rekan-rekan senegara masih tetap ada. Aku punya keyakinan bahwa mimpi ini harus segera menjadi kenyataan," lanjut dia.

Banyak fans yang kecewa dengan keputusan NBA ini. Pasalnya, dua pemain China di NBA, Zhou Qi (Houston Rockets) dan Ding Yanyunhang (Dallas Mavericks) bisa tampil di Asian Games 2018. (DETIK.com)

Oka Sulaksana menjadi penyumbang medali emas pertama dalam cabang olahraga (cabor) layar di Asian Games 1998.

Atlet asal Bali tersebut meraih medali emas yang pertama untuk cabor layar pada Asian Games 1998 di Bangkok, Thailand. Ia menjadi yang terbaik di nomor Mistral Heavy.

Oka mengalahkan pelayar asal Jepang Motokazu Kenjo dan pelayar Thailand Kookiat Sakulfaeng. Kedua pelayar tersebut meraih medali perak dan perunggu.

Medali emas itu merupakan satu-satunya yang diraih Indonesia dalam cabor layar dari 16 nomor yang dipertandingkan. Satu-satunya medali emas yang disumbang Oka menempatkan cabor layar Indonesia berada di urutan keenam dari 11 negara Asia lainnya.

Selain Oka, satu medali emas dalam Asian Games 1998 juga disabet beberapa cabor lain seperti karate, tenis, dan atletik. Sedangkan cabor bulutangkis sukses menyumbang medali emas terbanyak dalam ajang edisi ke-13 tersebut yakni dua keping.

Total ada enam medali emas yang disumbang atlet Indonesia dalam Asian Games 1998. Sementara medali perak diraih sebanyak 10 keping dan perunggu sejumlah 11 keping.

Dua puluh medali yang dicatat Indonesia ini menempatkan tim Merah Putih di peringkat ke-11 dalam klasemen akhir. Indonesia terpaut 247 medali dari China yang berhasil duduk di posisi pertama.

Empat tahun kemudian, Oka sukses mempertahankan medali emasnya di nomor pertandingan yang sama yakni Mistral Heavy. Ketika itu, ia mencatat 13 poin dari 11 seri balapan.

Atas catatan tersebut Oka kembali menjadi yang terbaik dari enam peserta lainnya. Dia mengalahkan pelayar China Mo Zehai dan pelayar Jepang Motokazu Kenjo.

Sejak Oka, pelayar Indonesia tak pernah lagi meraih medali emas. Regenerasi atlet setelah Oka pun belum ketahuan.

Kali terakhir cabor layar meraih medali adalah pada Asian Games 2010 di China. Ketika itu, masih Oka yang menyumbang satu-satunya medali di cabor layar yakni medali perak di nomor Mistral.

Ia kalah dari pelayar Hong Kong Chan King Yin yang meraih medali emas, tapi unggul dari pelayar China Yao Fuwen yang dapat medali perunggu. (CNN Indonesia)

Page 1 of 101

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM