LONDON - Inggris bersiap melantik Menteri Dalam Negeri, Theresa May, menjadi perdana menteri baru menggantikan David Cameron yang akan mengundurkan diri, Rabu (13/7/2016).

Pengunduran diri Cameron memungkinkan May untuk menjadi pemimpin berikutnya di Inggris.

"Dia kuat, dia cakap dan mampu, menjadi pemimpin yang diperlukan negara kita dalam tahun-tahun mendatang. Dia akan mendapat dukungan penuh dari saya," kata Cameron, Senin (11/7/2016).

Cameron mengatakan, pada Rabu besok dia akan menghadiri sidang Majelis Rendah  untuk menjawab pertanyaan.

"Setelah itu saya berharap untuk pergi ke Istana dan menyampaikan pengunduran diri saya, jadi kita akan mempunyai perdana menteri baru, Rabu malam," tambah Cameron.

May dan Menteri Energi Andrea Leadsom tadinya diduga akan bersaing untuk menjadi pemimpin Konservatif untuk menggantikan Cameron.

Leadsom telah mengumumkan pengunduran dirinya. Dengan demikian, May sebagai calon tunggal.

May menggantikan Cameron yang mengundurkan diri karena gagal membawa pemilih Inggris untuk memilih tetap bertahan di Uni Eropa, dalam referendum Juni lalu.

"Kampanye kepemimpinan selama sembilan minggu" pada saat Inggris sedang melakukan negosiasi untuk menarik diri dari Uni Eropa adalah "sangat tidak dikehendaki," kata Leadsom.

Menteri Energi Inggris itu juga menambahkan, May adalah "pemimpin yang tepat untuk merundingkan Brexit dengan syarat-syarat yang terbaik bagi bangsa Inggris."

Setelah dikukuhkan, May akan menjadi perdana menteri perempuan kedua setelah Margaret Thatcher.

Tantangan pertama yang dihadapi May adalah seruan dari pihak oposisi untuk mengadakan pemilihan umum lebih awal.

Pemilihan baru dijadwalkan pada 2020, tetapi sebuah pemilihan mendadak bisa diselenggarakan jika dua pertiga anggota parlemen menyetujuinya.

Pejabat pemerintah dan Istana Buckingham, Senin (11/7/2016) telah bersiap-siap untuk melantik May sebagai perdana menteri baru dan menghuni Downing Street,  mulai Rabu (12/7/2016). (kompas.com)

Semua penerbangan di Bandara Ataturk, Istanbul, Turki, dibatalkan hari ini, 29 Juni 2016. Pembatalan ini menyusul adanya serangan bom bunuh diri yang terjadi di tiga titik. "Akses ke bandara juga ditutup sementara waktu," kata Ketua Umum Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki Azwir Nazar dalam pernyataan tertulisnya.

Azwir menginformasikan, untuk kedatangan dialihkan ke Bandara Sabiha Gohcen di Istanbul bagian Asia, Izmir, maupun Ankara.

Azwir mengatakan pelajar Indonesia dalam dua pekan ini banyak yang pulang liburan dan mudik Lebaran ke Indonesia. Pada Selasa, 28 Juni 2016, ada yang pulang via Royal Jordan pukul 20.30, Qatar Airlines pukul 19.35, dan Turkish Airlines pukul 02.00.

"Saat terjadi bom alhamdulillah info yang kami himpun teman-teman sudah di pesawat baik yang menggunakan Royal Jordan maupun Qatar Airlines," kata Azwir. "Sementara ada dua pelajar yang menuju bandara via Turkish Airlines tertahan di durak (stasiun) Yeni Bosna, sekitar dua stasiun sebelum bandara."

Kedua pelajar dari Ankara ini akhirnya bertahan di rumah temannya di kawasan Yeni Bosna, Istanbul, karena penerbangan dibatalkan.

Sejauh ini belum ada informasi adanya korban pelajar Indonesia maupun WNI. Informasi terakhir yang diperoleh Tempo korban meninggal 38 orang dan korban luka-luka 147 orang.

Bom dilaporkan terjadi beruntun di tiga titik, yaitu di terminal internasional keberangkatan, terminal internasional kedatangan, dan di parkiran bandara.

Sebelumnya juga sempat terjadi baku tembak antara polisi dan pelaku yang menerobos lewat pintu kedatangan yang mendekati sinar x (x-ray) lalu meledakkan diri. Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas teror mematikan tersebut.

Pemandangan eksterior hotel di Golf Resort Trump Turnberry milik Donald Trump di Skotlandia, Inggris, 13 Juni 2016. Donald Trump akan bertandang ke Inggris untuk meresmikan lapangan golf mewahnya tersebut pada 24 Juni waktu setempat. (REUTERS/Tom Bergin)

Pekerja memotong rumput lapangan golf di Golf Resort Trump Turnberry milik Donald Trump di Skotlandia, 13 Juni 2016. Dibeli Trump dari sebuah perusahaan yang bernama Dubai Leisurecorp, golf resort ini dibangun sejak 108 tahun lalu. (REUTERS/Tom Bergin)

Bendera Skotlandia terlihat di tengah lapangan golf di Golf Resort Trump Turnberry milik Donald Trump di Skotlandia, 13 Juni 2016. Beberapa kejuaraan besar dalam sejarah golf pernah berlangsung di Turnberry. (REUTERS/Tom Bergin)

Pekerja mengecat ruang makan hotel di Golf Resort Trump Turnberry milik Donald Trump di Skotlandia, Inggris, 13 Juni 2016. Di dalam resor ini dilengkapi dengan sebuah hotel mewah dan fasilitas spa. (REUTERS/Tom Bergin)

Kandidat calon Presiden dari Partai Republik, Donald Trump terlihat di layar TV yang dipasang di bar hotel Golf Resort Trump Turnberry milik Donald Trump di Skotlandia, Inggris, 13 Juni 2016. (REUTERS/Tom Bergin)

Pemandangan eksterior hotel di Golf Resort Trump Turnberry milik Donald Trump di Skotlandia, Inggris, 13 Juni 2016. Donald Trump akan bertandang ke Inggris untuk meresmikan lapangan golf mewahnya tersebut pada 24 Juni waktu setempat. (REUTERS/Tom Bergin) (liputan6.com)

WASHINGTON - Pentagon, Rabu (22/6/2016) atau Kamis WIB, mengumumkan pemindahan narapidana di penjara Guantanamo, Abdel Malik Ahmed Abdel Wahab al-Rahabi ke Montenegro.

Dengan pemindahan ini, maka populasi penjara militer kontroversial itu menjadi 79 orang. 

"Pemerintah Amerika Serikat bersyukur dengan kesediaan Pemerintah Montenegro untuk menunjukkan bantuan kemanusiaannya dalam bentuk kesediaan mendukung AS dalam upayan menutup penjara Guantanamo," demikian pernyataan Pentagon yang dirilis Kantor Berita AFP.

Beberapa tahun lalu, para pejabat di AS menyebutkan, al-Rahabi adalah pengawal pribadi Pemimpin Al Qaeda, Osama Bin Laden.

Berdasarkan data yang dilansir New York Times, al-Rahabi adalah pria kelahiran tahun 1979 di Yaman. 

Dia ditangkap oleh pasukan Pakistan pada 15 Desember 2001 saat mencoba melintasi perbatasan Afganistan-Pakistan di dekat Parachinar.

Al-Rahabi ditangkap bersama dengan 31 teroris AL-Qaeda lainnya. Informasi ini berdasarkan data laporan intelijen AS bertajuk "dirty 30".

Pada 11 Januari 2002 dia dipindahkan ke Guantanamo, dengan alasan demi mendapatkan informasi mengenai pendanaan dan perekrutan anggota Taliban.

Presiden Barack Obama sudah memaparkan di depan Kongres, tentang rencana baru terhadap Guantanamo.

Obama mengatakan, keberadaan penjara itu hanya menyulut gerakan anti-AS dan membakar kebencian kelompok Islam garis keras. 

Kendati demikian, legislator dari Partai Republiken menentang rencana itu. Utamanya tentang keinginan Obama memindahkan tahanan berisiko tinggi ke sebuah wilayah di AS. (kompas.com)

Page 3 of 5

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM