Salah satu transfer yang mungkin akan diingat sebagai salah satu yang paling menghebohkan sepanjang sejarah sepakbola dunia telah terkonfirmasi. Megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo dipastikan bergabung dengan Juventus mulai musim ini.

Sejak 10 hari terakhir, rumor bakal bergabungnya Cristiano Ronaldo ke Juventus memang telah ramai bermunculan. Rumor kepergian pemain Portugal itu dari Santiago Bernabeu menuju Italia pun banyak dibicarakan hampir di seluruh dunia.

Dan pada hari Selasa (10/7) malam, rumor itu menjadi kenyataan. Juventus dan Real Madrid sama-sama mengkonfirmasi transfer Cristiano Ronaldo. Kabarnya, transfer tersebut melibatkan uang dalam jumlah yang fantastis.

Setelah kepastian bakal bergabungnya Ronaldo ke Juventus, banyak rumor yang beredar mengenai biaya yang harus dikeluarkan Bianconeri untuk mendapatkan pemain berusia 33 tahun tersebut.

Meskipun tidak ada dirilis secara resmi, Juventus disinyalir harus merogoh kocek hingga 120 juta euro untuk membawa Ronaldo dari Spanyol ke Turin, Italia. Jumlah itu diyakini adalah kesepakatan personal antara Real Madrid dengan Cristiano Ronaldo.

Di Juventus, Cristiano Ronaldo sendiri mendapatkan kontrak berdurasi empat tahun dan akan mendapatkan 30 juta euro per tahun dengan gaji sekitar 570 ribu euro per pekan.

Bergabung dengan biaya 120 juta euro, Ronaldo pun otomatis menjadi pemain termahal yang pernah dibeli dalam sejarah Juventus. Jumlah itu sekaligus mengalahkan jumlah yang dikeluarkan Juve ketika mendatangkan penyerang Gonzalo Higuain dari Napoli sebesar 90 juta euro pada musim panas 2016 lalu.

Sebagai pemain termahal, Ronaldo juga kini menjadi pemain dengan gaji terbesar di Juventus. Diyakini, Bianconeri akan memberikan gaji sebesar 570 ribu euro per pekan atau sekitar 9,6 miliar rupiah.

Bila di-breakdown lebih jauh, pundi-pundi pendapatan Ronaldo bahkan akan terus mengalir hingga hitungan detik. Berikut breakdown dari gaji Ronaldo di Juventus:
£106,180,616 (€120m) = kontrak empat tahun
£26,545,154 (€30m) = 1 tahun
£2,212,096 (€2.5m) = 1 bulan
£510,483 (€576,923) = 1 minggu
£72,925 (€82,417) = 1 hari
£3,038 (€3,434) = 1 jam
£50.64 (€57.23) = 1 menit
84p (€0.95) = 1 detik.
Dengan memiliki pendapatan 3,434 euro per jam, itu berarti superstar Portugal tersebut bisa menghasilkan 27,472 euro atau sekitar Rp 463,287,808 selama jam tidur, alias selama 8 jam. (bola.net)

Kroasia memastikan tempat di babak final Piala Dunia melawan Prancis pada hari Minggu (15/07) setelah mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal yang diadakan di Stadion Luzhniki, Moskow.

Prancis maju ke final dengan mengalahkan Belgia 1-0 di semifinal.

Inggris semula sempat unggul 1-0 atas Kroasia dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2018 pada hari Rabu malam (11/07) waktu Rusia.

Gol pembuka ini terjadi hanya lima menit setelah pertandingan dimulai lewat tendangan bebas Kieran Trippier yang masuk ke pojok atas gawang Kroasia, jauh dari jangkauan penjawa gawang. Tendangan ini disebut menakjubkan oleh para komentator sepak bola.

"Kedua tim belum benar-benar mendalami pertandingan tetapi Kieran Trippier memberikan dorongan dan memacu pertandingan. Sudut tendangannya menakjubkan dan penjaga gawangnya jauh dari bola. Permulaan yang baik bagi Inggris," kata mantan pemain Inggris, Chris Waddle.

Kegembiraan Inggris ditandingi oleh gol Ivan Perisic di menit ke-68. Umpan bagus dari Sime Vrsaljko dimanfaatkan oleh Perisic yang bermanuver di antara Kieran Trippier dan Kyle Walker. Ketika Walker berusaha menyundul bola, Perisic menyambarnya.

Pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu karena kedudukan tidak berubah 1-1.

Kroasia kembali mencetak gol di menit ke-109, sumbangan dari Mario Mandzukic, sekaligus mengantarkan tim ke final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah negara itu.

Di babak pertama, Inggris tampak mempunyai peluang untuk menambah gol tetapi para pemain Kroasia lebih berpengalaman dan bermain tangguh.

Terakhir kali Inggris lolos ke babak final adalah tahun 1966 ketika mengalahkan Jerman Barat.

Majunya Inggris dan Kroasia ke babak semifinal membuat ribuan pendukung kedua tim berbondong-bondong ke Moskow dengan harapan mereka mendapat tiket.

Meski kalah, tim Inggris tetap mendapat pujian dari para pendukung yang mengaku bangga atas kekuatan tim muda di bawah asuhan Gareth Southgate tersebut. (bbcindonesia.com)

Setiap membahas kemampuan para pemain bintang tim nasional yang berlaga di Piala Dunia, sulit rasanya tidak memperhatikan penampilan mereka di luar lapangan. Para pemain bola memang dianugerahi fisik yang nyaris sempurna sehingga tampak menarik menggunakan gaya busana apa pun. Ditambah lagi dengan uang yang berlimpah, tak sulit bagi mereka untuk selalu tampil fashionable. Dalam ajang Piala Dunia 2018 di Rusia, simak siapa saja pesepakbola yang juga dikenal punya selera busana yang bagus sehingga layak disebut sebagai ikon fashion.

1. Neymar Jr, Brasil

Pemain sepak bola termahal saat ini juga memiliki selera busana yang "mahal". Beberapa memang merupakan produk dari brand yang ia bintangi. Neymar juga pernah terlihat menggunakan jas keluaran rumah mode Balmain dan Louis Vuitton. Pemain di posisi penyerang ini juga rajin menghadiri acara-acara fashion show dari rumah mode berkelas.

2. Cristiano Ronaldo, Portugal

Ia adalah salah satu pemain bola terbaik di dunia saat ini. Selera fashionnya juga tak bisa diremehkan, bergaya simpel tapi menawan. Para pria kerap mencontek gayanya yang keren itu dari akun Instagramnya. Misalnya gayanya memakai blazer formal yang dipadukan dengan denim biru dan sepatu kulit. Pemain Real Madrid ini juga memiliki brand CR7 terdiri dari sepatu, pakaian dalam, hingga busana kasual.

3. Keisuke Honda Jepang

Pemain muda ini selalu terlihat modis dalam berbagai kesempatan. Ia pun menjadi salah satu ikon fashion di Jepang. Dalam salah satu foto yang ia unggah di akun Instagramnya, ia terlihat berpose dalam balutan jas dengan dua jam tangan mewah yang dipakai di tangan kanan dan kiri. "Siapa yang menentukan arloji hanya bisa dipakai di satu tangan?" tulisnya.

4. Paul Pogba, Perancis

Selera berbusananya memiliki sentuhan gaya hip-hop dan R&B, aliran musik yang ia sukai. Walau gayanya kasual tetapi ia menampilkannya secara mahal. Pogba juga memiliki lini busana pria yang laris.

5. Antoine Griezmamn, Perancis

Pemain penyerang ini sangat menyukai label Gucci. Ia sering memadukan gaya kasual Gucci dengan sepatu Puma. Walau pilihan busananya cenderung sederhana, tapi ia mampu mempertahankan penampilannya tetap menawan.

6. Dele Alli, Inggris

Pemain muda berusia 22 tahun ini paham benar bagaimana tampil di publik dengan bergaya. Ia terkenal senang mengikuti tren fashion terkini dari label seperti Amiri, Yeezy, dan Saint Laurent. Alli juga senang memberi sentuhan warna dalam gaya busahanya.

7. Linoel Messi, Argentina

Ia senang tampil kasual dan sesekali terlihat necis dalam balutan jas. Messi memilih jas dari Armani untuk pernikahannya. Ia juga sering memakai sepatu Adidas, brand yang ia bintangi.

8. Paulo Dybala, Argentina

Sepak terjangnya di lapangan sama kerennya dengan kiprahnya di dunia fashion. Baru-baru ini ia tampil di panggung peragaan busana merek Italia, Dolce & Gabbana fall/winter 2019 di Milan.

9. Mohamed Salah Ghaly, Mesir

Salah, bintang dari tim nasional Mesir ini senang tampil kasual saat ia sedang di luar lapangan. Kasual dan stylish adalah dua kata yang mencerminkan gaya busananya sehari-hari. Walau tampil kasual, tetapi brand yang ia pilih tidak sembarangan. Ia di-endorsed oleh Fendi, Dolce & Gabbana, serta Dsquared2.

10. Jerome Boateng, Jerman

Pemain tengah ini memiliki gaya fashion yang unik dan banyak terinspirasi dari gaya retro rapper. Ia senang tampil memakai busana dari brand Balmain, Balenciaga, hingga Supreme. Koleksi sepatunya mencapai 650 pasangan dan ia juga memiliki kontrak dengan Jay-Z Roc Nation. (kompas.com)

Raja Salman dari Arab Saudi telah mengangkat putranya, Mohammed bin Salman, menjadi putra mahkota, menggantikan sepupunya Mohammed bin Nayef. Perubahan ini bisa jadi memicu rentetan dampak yang mencapai Amerika Serikat.

Sang putra mahkota baru juga ditunjuk sebagai wakil perdana menteri dan akan melanjutkan perannya sebagai menteri pertahanan. Dengan demikian, dia akan terus memimpin pertempuran yang dipimpin Saudi di Yaman.

Meski pengumuman penunjukan Mohammed bin Salman ini mengejutkan banyak pihak, para pengamat justru sudah memperkirakannya sejak lama. Alasannya, kewenangan luas yang diberikan Raja Salman dalam beberapa tahun belakangan ini memberi kesan seolah dia sedang dipersiapkan untuk memimpin negara.

Kini tampaknya Mohammed Bin Nayef, 57, tidak akan lagi bisa berkutik karena ditikung oleh Putra Mahkota yang baru. Menyusul spekulasi yang menyebut Saudi mesti dipimpin oleh orang dari generasi muda, Mohammed bin Salman, 31, jelas menjadi pilihan untuk memodernisasi kerajaan sembari mengonsolidasi kekuatan.

Untuk Amerika Serikat, penunjukan Mohammed bin Salman bisa jadi merugikan. Prioritas AS di Timur Tengah adalah stabilitas dan situasi yang mudah diprediksi. Sementara, naiknya Mohammed bin Salman yang relatif kurang berpengalaman justru bisa membuat kawasan menjadi lebih labil.

Sebagai menteri pertahanan, Sang Pangeran telah mengambil sikap keras terhadap Qatar, Iran dan Yaman. Dengan demikian, AS pun mesti bersiap terjebak dalam ketegangan politik kawasan yang terus meningkat.

Krisis diplomatik terkini antara Saudi dan Qatar menjadi pelajaran buat Amerika dalam mengarungi jalur sempit diplomatik di Timur Tengah. Diketahui, Riyadh mencoba untuk mengisolasi Doha atas klaim yang menyebut negara tersebut mendukung terorisme.

Washington secara publik mendukung Saudi dalam kekisruhan ini. Namun, di saat yang sama, mereka juga mesti mempertahankan markas militer besarnya di Qatar.

Dengan naiknya Mohammed bin Salman menjadi Putra Mahkota, menurut analisis CNN, dapat diasumsikan Arab Saudi akan melipatgandakan posisi garis kerasnya terhadap Qtaar, Iran dan konflik Yaman.

Sementara untuk Qatar sendiri, sulit untuk melihat dampak penunjukan ini dalam jangka pendek. Namun, pesannya jelas, hal ini berarti sikap keras Saudi akan bertahan dalam jangka panjang dan tidak akan ada suara dari generasi tua yang lebih bijak untuk menyelamatkan negara tersebut dalam waktu dekat.

Dampak terbesar mungkin akan terasa bagi Iran. Langkah ini akan membuat situasi antara kedua negara yang kini sudah berbahaya menjadi semakin labil.

Pada awal Juni, Iran menuding Saudi bertanggung jawab atas aksi teror di Teheran. Mereka menggunakannya sebagai alasan untuk meluncurkan rudal ke Suriah, melalui wilayah Saudi.

Ketegangan antara keduanya belakangan perlahan meningkat, dan Mohammed bin Salman telah mengambil sikap keras terhadap Iran. "Kami adalah target utama untuk rezim Iran," ujarnya dalam wawancara belum lama ini. "Kami tidak akan menunggu serangan terjadi di Arab Saudi, kami akan bekerja sehingga perang terjadi di wilayah Iran.

Begitu pula untuk Yaman. Perdamaian tampaknya masih jauh dari realisasi untuk negara yang dilanda konflik hingga kelaparan ini.

Dalam konflik ini, Mohammed bin Salman berperan besar, terutama dalam membantu pasukan Yaman melawan pemberontak Houthi yang dibantu Iran. Dalam beberapa hal, ini adalah pertempurannya dan dia mesti mengakhiri perang tersebut.

Namun, ini bukan hanya soal menyelamatkan wajahnya. Stabilitas Saudi berhubungan dengan stabilitas Yaman dan, untuk alasan itu, kerajaan tersebut mesti berhenti mendukung Yaman.

Kenyataan pahitnya, konflik di Yaman adalah perang proxy Iran melawan Saudi, dan putra mahkota baru ini adalah salah satu arsiteknya. Peperangan ini tidak akan bisa diselesaikan lewat jalur diplomasi dalam waktu dekat. (cnnindonesia.com)

Page 1 of 17

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM