Pentagon mempertimbangkan penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) dari Semenanjung Korea menyusul perdamaian yang disepakati antara Korea Utara (Korut) dan Korea Selatan (Korsel). Hal ini disampaikan Menteri Pertahanan AS James Norman Mattis.

"Ya, itu adalah bagian dari masalah yang akan kami bahas dalam negosiasi dengan sekutu kami terlebih dahulu dan, tentu saja, dengan Korea Utara," kata Mattis dalam sebuah transkrip konferensi pers dengan Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak di Pentagon, hari Jumat waktu AS, yang dikutip SINDOnews dari situs Pentagon, Sabtu (28/4/2018).

Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dijadwalkan bertemu pada Mei atau awal Juni 2018 untuk membahas denuklirisasi semenanjung Korea. Kedua pemimpin yang sebelumnya saling ancam ini akan bernegosiasi untuk menutup program nuklir Korea Utara secara permanen.

Amerika Serikat telah terlibat dalam kampanye tekanan maksimum terhadap Korea Utara dan memimpin masyarakat internasional untuk memberlakukan beberapa putaran sanksi atas program senjata nuklir dan rudal balistik Pyongyang.

Sebelumnya pada hari Jumat, Kim dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengadakan pertemuan puncak di Zona Demiliterisasi, di mana mereka menandatangani Deklarasi Panmunjom untuk Perdamaian, Kemakmuran dan Penyatuan di Semenanjung Korea.

Dokumen itu mengikat kedua negara untuk mewujudkan semenanjung Korea bebas nuklir. Keduanya juga berbicara untuk mengakhiri secara resmi Perang Korea.

Situasi di semenanjung Korea sempat memanas dalam dua tahun terakhir karena rentetan uji coba rudal balistik dan senjata nuklir Korea Utara. Tindakan rezim Kim Jong-un itu juga memicu ketegangan dengan Washington, sebagai sekutu pelindung Seoul. (Sindonews.com)

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani berkunjung ke Korea Utara sebagai utusan khusus Presiden Joko Widodo. Salah satu di antaranya menyampaikan undangan dari Presiden Jokowi kepada pemimpin Korut, Kim Jong-un untuk menghadiri upacara pembukaan Asian Games 2018 di Jakarta.

Menko Puan berada di Pyongyang untuk Kunjungan kehormatan dan dialog bilateral dengan pemerintah Korea Utara, Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) di Pyongyang, Senin (30/7).

Dilansir akun Twitter resmi Kemenko PMK, kedatangan Menko Puan diterima oleh Kim Yong Nam selaku Ketua Presidium Majelis Rakyat Agung DPRK.

"Dalam pertemuan tersebut, Menko Puan menyampaikan secara langsung undangan dari Presiden Joko Widodo kepada pemimpin DPRK untuk menghadiri upacara pembukaan Asian Games 2018," tulis Kemenko PMK lewat akun Twitter resminya.

Dalam lawatan bilateral dengan Ketua Presidium Majelis Rakyat Agung DPRK, Kim Yong Nam, Senin (30/7), Menko PMK menyatakan Asian Games menjadi momentum untuk mempererat persahabatan antar negara. "Asian Games menjadi momentum untuk mempererat persahabatan dan perdamaian, termasuk upaya perdamaian di Semenanjung Korea," kata Puan seperti dilansir situs resmi Kemenko PMK.

Puan juga menyampaikan apresiasi Indonesia atas dukungan Korea Utara pada Asian Games 2018.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi juga telah menyampaikan undangan untuk menghadiri pembukaan Asian Games 2018 kepada Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. Pada kesempatan tersebut Presiden Moon menyatakan bahwa Korea Selatan menghargai upaya Indonesia dalam perdamaian di Semenanjung Korea. (CNN Indonesia)

 

 

Presiden Donald Trump mengatakan Korea Utara telah menyerahkan sedikitnya 200 jasad tentara Amerika Serikat yang tewas selama Perang Korea.

"Kami telah menerima kembali pahlawan besar kami yang gugur. Jenazah telah dipulangkan hari ini. Sudah 200 jasad yang dikirim pulang," kata Trump saat pawai di Duluth, Minnesota, Rabu (20/6).

Meski begitu, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pejabat militer AS soal repatriasi tersebut.

Namun, dilansir Reuters, seorang pejabat AS yang tak ingin disebutkan identitasnya mengatakan bahwa pihak Korut memang akan menyerahkan "sejumlah" jasad tentara kepada Komando Perserikatan Bangsa-Bangsa di wilayah demiliterisasi (DMZ), perbatasan Korut dan Korea Selatan.


Setelah diterima pihak PBB, jasad-jasad tersebut akan dikirimkan ke laboratorium Angkatan Udara Hickam di Hawaii untuk dilakukan identifikasi DNA sebelum diserahkan kepada keluarga.

Pemulangan jasad ini merupakan bagian dari kesepakatan antara Presiden Trump dan pemimpin tertinggi Korut, Kim Jong-un, saat bertemu di Singapura pada 12 Juni lalu.

Korut dilaporkan masih menahan sedikitnya 200 jenazah tentara AS yang tewas dalam Perang Korea 1950-1953 lalu.

Jumlah itu sesuai dalam lembar fakta Kementerian Pertahanan AS mengenai daftar orang hilang selama Perang Korea yang diperbarui awal pekan ini.

Sekitar 350 ribu warga AS diperkirakan tewas dalam perang yang hanya berakhir dengan kesepakatan gencatan senjata tersebut.

Dari ratusan ribu angka itu, sedikitnya 7.700 orang dilaporkan masih hilang. Menurut Pentagon, sebanyak 5.300 di antaranya dilaporkan hilang di Korut.

Selama kurun waktu 1990-2005, Pyongyang pernah merepatriasi sekitar 229 tentara AS di bawah perjanjian dengan Washington.

Namun, kesepakatan itu ditangguhkan ketika hubungan kedua negara memburuk terutama karena ambisi program senjata nuklir Korut. (CNN Indonesia)

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, menjamu dua anggota delegasi Korea Selatan, yang merupakan pertemuan pertamanya dengan pejabat Korea Selatan sejak berkuasa tahun 2011 lalu.

Kantor presiden Korea Selatan mengukuhkan pertemuan itu, tak lama setelah delegasinya tiba di ibu kota Korut, Pyongyang, Senin (05/03).

Kepala Dinas Intelijen Nasional, Suh Hoon, dan Kepala Penasihat Keamanan Nasional, Chung Eui-yong, menyeberang ke Korea Utara untuk pembicaraan yang jarang terjadi, antara lain membahas upaya menghidupkan kembali dialog antara Korea Utara dan Amerika Serikat.

Hubungan antara kedua Korea membaik menjelang dan setelah Olimpiade Musim Dingin di PyeongChang -bulan lalu- yang diramaikan dengan partisipasi atlet serta tim pemandu sorak Korea Utara.

Kedatangan dua pejabat Selatan setingkat menteri ini ke Pyongyang tampaknya semakin memperlihatkan membaiknya hubungan kedua Korea.

Radio Korea Utara melaporkan delegasi diterima oleh Menteri Reunifikasi, Ri Son-gwon, yang memimpin perundingan dengan Korea Selatan sebelum Olimpiade PyeongChang.

Dalam kunjungan dua hari, delegasi Korea Selatan rencananya akan membahas kondisi perundingan yang bertujuan untuk menghentikan program nuklir Korea Utara dan juga dialog antara pemerintah Washington dan Pyongyang.

Sebelumnya, Chung Eui-yong menjelaskan kepada para wartawan bahwa dia akan menyampaikan resolusi Presiden Moon Jae-in untuk memelihara dialog, meningkatkan hubungan Selatan dan Utara, serta denuklirisasi Semenanjung Korea.

"Saya merencanakan menggelar diskusi mendalam tentang berbagai jalan untuk meneruskan perundingan, bukan hanya antara Selatan dan Utara, juga antara Utara dan Amerika Serikat."

Sabtu (03/03) pekan lalu, Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat siap bertemu dengan Korea Utara namun menegaskan kembali bahwa negara itu harus lebih dulu menghentikan program senjata nuklirnya.

Namun Korea Utara -yang mengatakan ingin bertemu dengan Amerika Serikat- berpendapat adalah 'tidak masuk akal' jika Amerika Serikat mendesakkan prasyaratnya.

"Sikap Amerika Serikat yang diperlihatkan, setelah kami mengklarifikasi keingingan kami untuk berdialog, hanya membuat kami berpikir bahwa Amerika Serikat tidak tertarik untuk melakukan dialog," seperti tertulis dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri Korea Utara, yang dilaporkan media pemerintah.

Hubungan Amerika Serikat dan Korea Utara memanas sebelum Olimpiade PyeongChang, dengan masing-masing pihak berulang kali mengancam akan melakukan serangan yang memusnahkan satu sama lain.

Namun Olimpide Musim Dingin tampaknya meredakan ketegangan tersebut dan masih ditunggu apakah partisipasi Korea Utara di Paralimpiade Musim Dingin akan membawa terobosan lebih lanjut lagi. (bbcindonesia.com)

Page 1 of 3

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM