Pendaftaran calon peserta 171 pemilihan kepala daerah tahun 2018, termasuk 17 pemilihan gubernur (pilgub), telah dibuka Senin (08/01), pukul 08.00. Pendaftaran akan ditutup Rabu (10/01), pukul 24.00 waktu setempat.

Ratusan figur telah mendeklarasikan niat untuk bertarung merebut kursi kepala daerah, meski belum semuanya mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).

Di setiap 17 provinsi yang akan menggelar pilkada telah muncul lebih dari satu pasangan calon kandidat. Angka ini dapat berubah jika terdapat calon yang batal mendaftarkan diri atau dinyatakan KPUD tidak memenuhi syarat.

Pilgub Jawa Barat tercatat sebagai pemilihan dengan jumlah pemilih dan calon peserta terbanyak, yakni empat pasangan calon.

Calon peserta pilgub di provinsi yang memiliki sekitar 32,7 juta pemilih tersebut adalah Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, dan Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan.

Berbeda dengan tiga pasangan lainnya, Hasanuddin dan Anton hanya diusung satu partai, yaitu PDIP. Partai berlambang kepala banteng ini tak membentuk koalisi meski kandidat mereka kalah dalam dua pilgub Jabar terakhir.

PDIP juga tidak berkoalisi dengan partai manapun dalam setidaknya tujuh pilgub lainnya, termasuk Sumatera Utara, provinsi yang gagal mereka menangkan dalam dua periode terakhir.

Selain Sumut, PDIP juga akan bertarung tanpa koalisi di pilgub Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Maluku Utara.

Ragam koalisi
Hingga berita ini diturunkan, belum ada partai selain PDIP yang mengusung calon peserta pilgub tanpa koalisi.

Di sisi lain, koalisi yang muncul dalam pilgub 2018 tidak mencerminkan peta politik dalam pilgub tahun lalu atau pemilu 2014.

Di Papua, Gerindra berkoalisi dengan PDIP untuk mengusung John Wempi Wetipo-Habel Melkias Suwae.

Padahal Gerindra dan PDIP sebelumnya saling berseberangan, setidaknya dalam pilgub DKI Jakarta 2017 dan pemilihan presiden 2014 lalu.

Di luar dua partai politik itu, koalisi cenderung cair.

Partai Demokrat, misalnya, berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera setidaknya di lima pilgub namun berkongsi dengan Partai Golkar di enam pilgub.

Ragam profesi
Jika dilihat berdasarkan profesi, maka calon peserta pilgub 2018 didominasi petahana dan mantan kepala daerah. Dari 75 figur yang telah mendeklarasikan diri, 50 orang atau 66% di antara mereka pernah atau sedang menjabat sebagai kepala daerah.

Dalam catatan BBC Indonesia, lima calon peserta pilgub 2018 merupakan anggota DPR sementara tujuh figur kandidat peserta pilgub merupakan profesional, baik pengusaha, akademisi, maupun pimpinan perusahaan.

Dua profesi lain yang meramaikan pilgub 2018 adalah tentara dan polisi dengan dua purnawirawan TNI berpangkat mayor jenderal akan maju ke pilgub Jabar, yakni TB Hasanuddin dan Sudrajat.

Sementara satu tentara lainnya adalah Letnan Jenderal Edy Rahmayadi yang mengundurkan diri dari TNI karena akan mencalonkan diri ke pilgub Sumut.

Tiga polisi yang akan mendaftarkan diri ke KPUD berstatus perwira tinggi aktif, yaitu Anton Charliyan, Murad Ismail (Maluku Utara), dan Safaruddin (Kalimantan Timur).

Anggota KPU Hasyim Asyari mengatakan, perwira TNI dan Polri yang hendak mendaftarkan diri menjadi peserta pilkada harus menyertakan surat pengunduran diri dari institusi mereka.

"Kalau tidak terpenuhi, semuanya berarti dianggap tidak memenuhi syarat. Konsekuensinya, pencalonannya dibatalkan," kata Hasyim kepada pers di Jakarta, Senin (08/01).

Ragam pilkada
Di luar 17 pilgub, pemilihan kepala daerah 2018 juga akan berlangsung di 115 kabupaten dan 39 kota, yang akan berlangsung serentak pada 27 Juni.

Setelah pendaftaran ditutup 10 Januari mendatang, maka setiap KPUD di masing-masing daerah pilkada akan menyeleksi persyaratan yang dikumpulkan para calon, termasuk pemeriksaan kesehatan.

Penetapan pasangan calon kepala daerah yang lolos seleksi pendaftaran akan dilakukan pada 12 Februari dan diikuti pengundian nomor urut peserta sehari setelahnya.

Dua tahap usai penetapan itu adalah kampanye, disertai debat publik dan laporan audit kampanye.

Pemungutan suara dijadwalkan digelar 27 Juni 2018 dan rencananya KPUD akan menetapkan hasil rekapitulasi suara pada 9 Juli.

Hasil tersebut belum final karena para peserta pemilu dapat mempersoalkannya ke Mahkamah Konstitusi, dengan sejumlah syarat, antara lain diajukan paling lama tiga hari setelah penetapan suara dengan selisih suara minimal 0,5% dibanding pemenang versi rekapitulasi KPUP. (bbcindonesia.com)

Nusa Dua - Federasi Sepakbola Asia Tenggara (AFF) akan mengadakan pemilihan pemain terbaik besok. Ada lima pemain Indonesia masuk nominasi. Siapa saja?

Awarding night merupakan kegiatan yang memberikan apresiasi kepada pesepakbola yang memiliki prestasi di Asia Tenggara. Ada lima pemain Indonesia masuk di dalamnya, yaitu Kurnia Mega Hermansyah (Arema FC), Rizki Rizaldi Pora (Barito Putera), Stefano Lilipaly (Bali United), Boaz Theofilus Erwin Solossa (Persipura Jayapura), dan Andik Vermansyah (Selangor FA).

Acara penghargaan akan dilaksanakan di sela-sela forum meeting AFF di Nusa Dua Bali pada hari Sabtu (23/9/2017) malam besok.

"Saat kita kita sedang dalam proses membangun kembali kekuatan sepak bola Indonesia. Adanya apresiasi terhadap pemain Indonesia dari komunitas sepak bola internasional, tentu menjadi suntikan motivasi yang bagus buat kita," kata Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria dalam rilis kepada detikSport.

Selain nominasi permain terbaik, awarding night tersebut juga akan memberikan penghargaan kepada wasit dan pelatih terbaik.

Pada acara malam penganugrahan AFF, PSSI juga mengundang para legenda sepak bola Indonesia dan beberapa pelatih. Beberapa legenda sepak bola nasional yang sudah memastikan hadir. Selain Firman, ada Marzuki Nyakmad, Risdianto, Rully Rudolf Nere, Heri Kiswanto, dan Danurwindo.

Pada pertemuan AFF 12th Council tersebut, tak hanya menggelar awarding night tetapi juga membahas isu-isu sepakbola di Asia Tenggara, termasuk membahas pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2034.

"Yang benar lima, mbak. Itu (dalam pemberitaan sebelumnya) mungkin data lama. Data yang baru diterima hari ini cuma lima pemain," ujar Direktur Media PSSI Gatot Widakdo kepada detikSport. (detiksport.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM