Bintang Arsenal Alexis Sanchez dikabarkan sangat ngebet untuk pindah ke Manchester City saat bursa transfer musim dingin dibuka bulan Januari ini.

City sebenarnya tertarik terhadap pemain asal Chile tersebut. Bahkan mereka nyaris mendapatkannya dari Arsenal pada musim panas lalu, namun gagal karena Arsene Wenger membatalkan kesepakatan transfer tersebut karena gagal mendatangkan Thomas Lemar.

Kegagalan transfer itu sendiri kabarnya membuat Sanchez menjadi murka. Kabarnya hal itu pula yang membuat pemain berusia 29 tahun ini tak bisa menampilkan performa terbaiknya di sejumlah pertandingan The Gunners.

Hal ini kemudian membuat skuat The Gunners terpecah. Ada sejumlah pemain yang disebut kesal terhadap Sanchez karena tak mau tampil sekuat tenaga saat dimainkan Arsene Wenger.

Menurut laporan dari Goal, Sanchez kini sudah menyatakan ingin segera pergi dari Arsenal saat bursa transfer musim dingin dibuka. Bahkan ia juga disebut telah mengadakan kontak dengan pihak The Citizen untuk menyatakan keinginannya tersebut.

Keinginan Sanchez ini sendiri sejatinya menemui kendala. Sebab City disebut berencana baru akan mendatangkannya pada musim panas mendatang.

Sanchez musim ini telah bermain sebanyak 20 kali bagi The Gunners di semua ajang kompetisi. Ia berhasil menyumbangkan delapan gol dan empat assist. (bola.net)

Beberapa hari setelah dibuka untuk umum, Stasiun Sudirman Baru diramaikan calon penumpang. Kebanyakan dari mereka berkumpul di ruang tunggu, sebagian duduk-duduk di lantai. Mereka ingin mencoba layanan kereta bandara Soekarno-Hatta yang baru saja dibuka.

Terletak sekitar 100 meter dari stasiun Sudirman, stasiun yang juga disebut BNI City ini merupakan salah satu stasiun pertama yang melayani kereta bandara. Stasiun lainnya ialah Stasiun Batu Ceper di Tangerang.

Ke depannya, kereta bandara akan beroperasi dengan rute Stasiun Manggarai - Stasiun Sudirman Baru- Stasiun Duri- Stasiun Batu Ceper - Stasiun Bandara Soekarno-Hatta.

Layanan ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan dengan menyediakan alternatif transportasi bagi masyarakat.

Sebagai titik keberangkatan kereta bandara, Stasiun Sudirman Baru memiliki tampilan yang terkesan mewah. Di lantai dua disediakan ruang selesa atau lounge tempat para calon penumpang menanti waktu keberangkatan. Tersedia pula gerai-gerai makanan dan minimarket. Fasilitas lainnya yaitu toilet, musala, klinik, dan mesin check-in penerbangan mandiri.

Pengelola kereta api bandara, PT Railink, tengah menyiapkan akses bagi penumpang di Stasiun Sudirman ke Stasiun Sudirman Baru sehingga nantinya para penumpang KRL yang ingin melanjutkan perjalanan ke bandara tak perlu keluar stasiun.

Di sisi lain, PT Transjakarta telah mengoperasikan dua rute baru yakni Stasiun Sudirman Baru (BNI City) - Hotel Indonesia - Sarinah -Bank Indonesia- Gambir - Istana Negara- Monas; dan Stasiun Sudirman Baru (BNI City) - Hotel Indonesia- Tosari - Dukuh Atas - Karet - Semanggi - Kuningan - Rasuna Said- Menteng.

Stasiun Sudirman Baru juga dapat diakses penumpang bus Transjakarta koridor 1 dengan berhenti di terminal Tosari ICBC atau Dukuh Atas 1 kemudian turun ke Jalan Blora.

Meski demikian beberapa penumpang yang menggunakan kendaraan pribadi atau ojek masih mengeluhkan akses ke stasiun tersebut.

"[Jalannya] satu jalur. Terus depannya itu GI, jadi macet," kata Indy, penumpang berusia 18 tahun, yang hendak mencoba layanan kereta api bandara.

Jam keberangkatan paling awal kereta api bandara dari Sudirman Baru adalah pukul 03:51 dan paling akhir 21:51. Berbeda dari moda transportasi pada umumnya, transaksi tiket kereta api bandara tidak menerima pembayaran tunai. Tiket dapat dibeli dengan tiga cara, yaitu melalui laman web PT Railink, aplikasi ponsel, atau mesin tiket di stasiun.

Mesin tiket, yang terletak di lantai dua, hanya melayani transaksi dengan kartu debit atau kartu kredit. Beberapa petugas stasiun berjaga di dekat mesin dan siap memberikan bantuan.

Bagi masyarakat 'zaman now' yang melek teknologi, cara transaksi dengan mesin tiket ini cukup mudah dipelajari. Bagaimanapun, beberapa calon penumpang tampak kebingungan - layanan yang sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris pun sepertinya tidak membantu.

Salah seorang penumpang, Dwi, mengeluhkan sistem transaksi tiket yang menurutnya kurang praktis.

"Mereka (penumpang) pikir mereka datang, mereka pesan, mereka bisa langsung berangkat. Ternyata masih nanti malam. Itu satu. Kedua, keretanya di bawah kenapa pesan tiketnya di atas? Harusnya kalau penumpang yang sepuh dikasih prioritas," tuturnya.

Bagi perempuan berusia 30-an tahun itu, kereta bandara jadi transportasi alternatif ke Tangerang pada saat jam sibuk. Ia berencana turun di Stasiun Batu Ceper.

"Karena kalau dari sini ke Tangerang itu transit. Di Duri itu kan kalau jam seginicrowded (penuh). Saya mau cari cepatnya aja biar cepat nyampe," tuturnya.

Terlepas dari kebingungan beberapa calon penumpang, Humas PT Railink, Diah Suryandari, mengatakan sistem pembayaran justru dirancang untuk mempermudah masyarakat, mengingat PT Railink tidak mengeluarkan kartu sendiri.

"Istilahnya begini, berapa persen sih orang yang menggunakan pesawat tidak punya kartu kredit, debit, maupun prepaid ... Karena semua kartu bisa dipakai kok," kata Diah.

Namun Dwi mengaku tetap menemukan kesulitan. "Sudah masuk kartu, masuk PIN, kok enggak mau transaksi. Saya diminta pakai kartu lain ... Tadi saya mau coba pake kartu yang buat commuter line (e-money), saya pikir bisa itu kan banyak bank ya, ternyata [yang bisa] hanya baru satu bank, bank pemerintah punya," tuturnya.

Selama masa percobaan, yakni 26 Desember 2017 sampai 1 Januari 2018, penumpang dikenakan tarif promo Rp30.000. Setelah itu dikenakan tarif biasa Rp70.000. Harga tersebut ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo. Namun demikian, menurut Diah, tarif Rp70.000 belum sepenuhnya menutupi biaya operasional.

"Kalau dari tarif komersial kami seharusnya Rp100.000... Hanya sesuai dengan arahan presiden, Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, kami diminta melakukan sosialisasi terlebih dahulu dengan harga promo," ungkapnya.

Kereta api bandara Soekarno-Hatta dibuat oleh PT INKA, dengan mesin buatan Swedia dan interior dari Cina. Melaju dengan kecepatan 80 km/jam, kereta ini diharapkan dapat mengantarkan penumpang ke bandara dalam waktu kurang dari satu jam. Satu rangkaian kereta terdiri dari enam gerbong atau car dengan kapasitas 272 penumpang per rangkaian.

Tampilan interior kereta api bandara Soekarno-Hatta bisa dibilang gabungan dari gerbong eksekutif kereta api antar provinsi dan pesawat terbang.

Di setiap gerbong terdapat empat layar LCD yang berfungsi untuk hiburan dan memberikan informasi tentang posisi kereta. Toilet gerbong sangat mirip dengan toilet pesawat terbang, dengan fasilitas antara lain flush jet dan meja khusus untuk mengganti pakaian bayi.

Tidak ada nomor kursi jadi penumpang dipersilakan duduk di mana saja. Kursi penumpang memiliki sandaran yang bisa direbahkan dan cukup ruang untuk berselonjor. Di antara kursi tersedia porta pengisian daya.

Kompartemen di atas (overhead compartment) agak sempit, tapi disediakan rak untuk koper di dekat pintu masuk. Pada setiap gerbong juga dipasang pendingin ruangan, kamera pengawas, dan detektor asap.

 

Perjalanan dari Stasiun Sudirman Baru (SDB) ke Stasiun Bandara Soekarno-Hatta International Airport (BST) diperkirakan menempuh waktu kurang dari satu jam. Ketika dihitung dengan stopwatch, ternyata waktu perjalanannya lebih sedikit yaitu 1 jam 48 detik. Agaknya itu karena, walaupun tidak mengalami macet, kereta sempat berhenti beberapa menit karena berbagi rel dengan KRL.

"Enggaknyangka sih ya," kata Rosa, salah satu penumpang yang ditemui BBC Indonesia di gerbong kereta. "Enggak sesuai ekspektasi. Dikira bakal lancar-lancar aja karena jalur kereta bandara sama KRL bakal beda."

Sesampainya di Stasiun Soekarno-Hatta, penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan dengan pesawat bisa langsung naik eskalator ke peron Kalayang alias skytrain untuk menuju gerbang pemberangkatan.

Jadi apakah ke depannya para penumpang akan menggunakan kereta bandara? Bagi Rosa, yang hendak naik pesawat ke kampung halamannya di Jambi, harga tiket yang mahal mungkin membuatnya berpikir dua kali.

"Ke depannya dia dikenakan tarif normal Rp70.000. Itu selisih cukup jauh lah dengan (bus) Damri. Kalau mepet waktunya saya akan pilih kereta bandara. Tapi kalau waktunya senggang, lebih milih pakai Damri sih kayaknya," tutur Rosa. (bbcindonesia.com)

Seekor buaya kecil ditemukan tengah berkeliaran di jalanan kota Melbourne dengan santainya pada Hari Natal, sehingga polisi pun sibuk mencari pemilik hewan sepanjang 1 meter tersebut.

Menurut petugas kepolisian, buaya air tawar itu kemungkinan merupakan hewan peliharaan yang terlepas dari tempatnya.

Warga setempat yang sedang berjalan-jalan sore berpapasan dengan hewan melata itu di sebuah jalan di pinggiran kota.

Kepolisian negara bagian Victoria mengatakan, tatkala menerima laporan itu awalnya mereka merasa tak terlalu yakin dan menyangka bahwa penduduk sebenarnya melihat biawak besar, kendati para petugas segera pergi ke sekitar lokasi untuk mencarinya.

Ternyata mereka menemukan seekor buaya air tawar sepanjang 1 meter tengah "diam dengan tenang di trotoar".

Mereka pun langsung memanggil pawang, Mark Pelley untuk mengatasi gangguan hari Natal yan tak biasa itu.

Sang pawang mengungkapkan polisi memanggilnya malam itu dengan mengatakan: "Ada seekor buaya yang berjalan-jalan dan saat ini berada di luar sebuah rumah sakit."

Pelley mengatakan kepada stasiun radio setempat, 3AW ia bergegas ke lokasi dan menjumpai "lima petugas polisi yang ditatap oleh seekor buaya berukuran sedang, sekitar tiga setengah kaki, dan buaya itu tampak tidak gentar".

Buaya itu kemudian berusaha untuk meloloskan diri ke dalam semak-semak, namun ditarik ekornya. Ia kini berada di karantina otoritas margasatwa negara bagian itu.

"Kami masih menganggap, dia adalah hewan peliharaan yang lepas, karena kawasan ini jauh dari perairan," Sersan Daniel Elliott dari kepolisian mengatakan pada hari Selasa (26/12).

Para pemilik hewan peliharaan di Victoria diizinkan untuk memelihara buaya dengan ukuran maksimum 2,5 meter. (bbcindonesia.com)

Ada yang berbeda dari sosok Cristiano Ronaldo di libur natal tahun ini. Mega bintang Real Madrid itu terlihat sibuk mengurus ketiga buah hatinya yang masih balita di masa liburannya kali ini.

Seperti yang sudah diketahui, pagelaran La Liga tengah masuk masa rehat selama dua Minggu. Kompetisi antar tim-tim Spanyol itu baru dilanjutkan kembali pada tanggal 6 Januari 2018 mendatang.

Di masa liburan ini, biasanya para pemain La Liga menghabiskan waktunya untuk berlibur. Namun tidak banyak juga yang menghabiskan waktunya bersama keluarga mereka seperti yang dilakukan Cristiano Ronaldo.

Natal kali ini memang terasa beda bagi Ronaldo. Pasalnya tahun ini ia mendapat tambahan 3 anggota keluarga baru, yaitu dua bayi kembar bernama Eva Maria dan Mateo dan anaknya dari Georgina Rodriguez bernama Alana Martina.

Dengan tambahan momongan ini, Ronaldo yang biasanya berhura-hura di masa libur ini berbalik haluan 180 derajat. Ia lebih memilih menghabiskan waktu liburnya kali ini untuk mengasuh ketiga bayinya tersebut.

Tingkah Ronaldo ini bisa dikatakan berbeda drastis. Pasalnya tahun lalu, di waktu yang sama, Ronaldo memilih untuk berpesta di hotelnya di Madeira. (bola.net)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM