Kepolisian RI mengajukan anggaran senilai Rp 920 miliar untuk Operasi Mantap Praja atau operasi pengamanan Pilkada Serentak 2017. Anggaran tersebut akan diajukan kepada pemerintah daerah setempat yang akan melaksanakan Pilkada. 

 

 

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyebutkan, hingga saat ini anggaran yang terpenuhi baru 10 persen dari jumlah tersebut, atau sekitar Rp 92 miliar. Adapun untuk Mabes Polri, sambung Tito, akan menggunakan dana kontingensi atau dana darurat.

"Jadi kalau terjadi peristiwa tertentu yang perlu dukungan pasukan dari Mabes Polri, kami mengeluarkan dana Polri sendiri. Tapi untuk Polda dan Polres, mereka diharapkan memenuhinya dari hibah Pemda," kata Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/9/2016).

Tito pun berharap agar Menteri Dalam Negeri, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan kementerian lembaga terkait lainnya untuk mengeluarkan semacam surat edaran atau pemberitahuan untuk mengimbau Pemda agar memenuhi usulan proposal anggaran tersebut.

Pasalnya, usulan anggaran tersebut juga termasuk pengamanan yang dilakukan TNI, Pemda serta Perlindungan Masyarakat (Linmas). Adapun pada operasi tersebut, Mabes Polri hanya memberikan pedoman secara umum.

Pola pengamanan akan dilaksanakan oleh Polda dan Polres dengan ketentuan yang berlaku di masing-masing daerah. Meski begitu, dalam beberapa kondisi, pasukan Mabes Polri dimungkinkan untuk terjun. Salah satunya jika dikaitkan dengan peta kerawanan Pilkada.

Polri akan memberlakukan pola back-up. Polres dan Polsek akan diback-up dengan sistem rayonisasi.

Tito mencontohkan Aceh, dimana di daerah tersebut diselenggarakan Pilkada dengan melibatkan puluhan pasangan calon kepala daerah. Aceh juga dianggap sebagai daerah yang nemiliki sejarah konflik. Sehingga, pengamanan khusus akan di berlakukan pada wilayah tersebut.

"Kalau rayonisasi kami anggap kurang, kami bisa back up dari Polda tetangga, Sumatera Utara. Kalau masih kurang kami back updari Mabes, karena masih ada pasukan Brimob," tutur mantan Kepala Detasemen Khusus 88 itu. (kompas.com)

BANGKOK - Setidaknya 13 orang tewas setelah sebuah kapal penuh penumpang tenggelam di sungai Chao Phraya, Thailand, Minggu (18/9/2016), setelah menghantam jembatan.

Insiden itu terjadi di dekat kota kuno Ayutthaya, sebuah daerah wisata yang sangat populer di Thailand. Sejauh ini belum ditemukan turis asing di antara korban tewas.

Sebuah video yang ditayangkan stasiun televisi Khaosod TV menunjukkan upaya keras tim penyelamat untuk mencapai lantai dasar kapal dua tingkat itu yang sudah sepenuhnya tenggelam.

Anggota tim SAR melemparkan tali untuk membantu penumpang berenang ke tepi sungai sementara anggota tim lainnya memberikan bantuan CPR kepada penumpang yang tak sadarkan diri.

Menurut kepolisian setempat, dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 16.00 itu menewaskan enam orang pria, enam perempuan dan seorang anak-anak.

"Kapal ini berusaha menghindari kapal lainnya dan menabrak tiang beton jembatan itu," kata Udomsak Khaonoona, kepala badan pencegahan bencana Ayutthaya yang berjarak 80 kilometer sebelah utara Bangkok.

Udomsak menambahkan, sebanyak 33 orang lainnya dinyatakan terluka dan menambahkan terdapat sekitar 100 orang penumpang di kapal itu saat tragedi terjadi.

Sepanjang 2015, sebanyak 30 juta wisatawan berkunjung ke Thailand, sebagian besar adalah wisatawan asal China. Tahun ini, Thailand menargetkan sedikitnya 33 juta wisatawan. (kompas.com)

Jawa Barat kian jauh memimpin perolehan medali di PON XIX/201. Tambahan 11 medali emas membuat mereka kian jauh mengungguli DKI Jakarta di posisi kedua.

Jabar menutup hari Minggu (18/9/2016) dengan tambahan 11 medali emas, lima perak, dan 11 perunggu. Secara keseluruhan, kini mereka mengoleksi 49 emas, 25 perak, dan 31 perunggu.

Cabang olahraga binaraga menjadi penyumbang emas terbanyak di hari ini dengan tiga medali. Sementara itu cabor renang dan Juno menambah masing-masing dua emas. Sisanya, olahraga dansa, karate, balap sepeda, dan Wushu memberikan satu emas.

Kontingen DKI masih berada di posisi dua dengan torehan 24 emas, 26 perak, dan 28 perunggu. Mereka menambah lima emas, dua di antaranya dari cabor renang dan panjat tebing, selam kolam, serta wushu masing-masing menyumbangkan satu medali.

Jawa Timur belum beranjak dari posisi tiga. Sampai Minggu (18/9), Jatim mengumpulkan 19 emas, 28 perak, dan 21 perunggu.

Kontingen Jawa Tengah berhasil menambah empat emas sehingga naik ke peringkat empat. Jateng kini mengoleksi lima emas, empat perak, dan 13 perunggu.

Sumatera Barat menjadi provinsi yang meraih emas perdananya di penutup pekan ini. Mereka meraihnya dari cabor Binaraga.

Daftar perolehan medali PON XIX/2016 (10 besar) sampai hari Minggu (18/9/2016) (detiksport.com)

 

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan, pembebasan tiga warga negara Indonesia (WNI) dari kelompok Abu Sayyaf dihasilkan atas kerja sama militer Filipina dan kelompok Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF).

 

 

"Tentara Filipina banyak berkoordinasi dengan MNLF," ujar Ryamizard di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (18/9/2016) malam.

Menurut Ryamizard, pembebasan sandera murni dilakukan karena tekanan yang dilakukan pasukan militer Filipina dan pasukan MNLF. Ryamizard memastikan bahwa tidak ada sepeser pun uang tebusan yang diberikan dalam proses pembebasan sandera.

"Pemerintah Filipina mengerahkan 10.000 (personel), terakhir ada 22.000 personel di satu pulau. Belum lagi dibantu pasukan MNLF," kata Ryamizard.

Menurut Ryamizard, peran pasukan MNLF cukup dominan dalam pembebasan sandera. Pasukan MNLF dinilai lebih memahami kondisi medan dan mengetahui tempat-tempat persembunyian kelompok Abu Sayyaf.

 

 

Selain itu, menurut Ryamizard, proses pembebasan juga melibatkan beberapa perwira TNI yang berpengalaman sebagai pasukan pembebasan sandera di Kamboja. Beberapa perwira TNI tersebut kenal dengan pimpinan MNLF. (kompas.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM