Music



Diva pop asal Indonesia, Anggun, mempertegas sosoknya sebagai penyanyi internasional andal berkat prestasi yang disabet oleh single barunya, ‘What We Remember’.

Anggun memang tidak asing dengan chart Billboard, karena ia telah beberapa kali masuk ke dalamnya. Dan kini koleksi Billboardnya bertambah berkat single ‘What We Remember’ yang menghuni posisi tertingginya di chart Dance Club Songs, yaitu #50. Posisi Anggun ini terdapat dalam chart untuk periode tanggal 6 Januari 2018.

‘What We Remember’ merupakan single utama Anggun untuk album barunya, “8”, yang dirilis 8 Desember 2017 lalu oleh Universal Music. ‘What We Remember’ sendiri dirilis sebagai single pada tanggal 13 Oktober lalu, dengan sebuah video musik kreasi sutradara Roy Raz menyertai sebagai promosi.

Anggun pertama kali masuk ke Billboard berkat single internasional pertamanya, ‘Snow On The Sahara’ yang duduk di posisi #22 sebagai posisi tertingginya di chart Adult Top 40 pada tanggal 5 September 1998. Lagu juga menempati posisi Top 15 pada Dance Chart dan posisi Top 20 pada Pop Chart. Sebelumnya ia juga membantu Enigma di track ‘Sadness (Part II)” yang terdapat dalam album “The Fall of a Rebel Angel” yang sukses menjuarai chart Top Dance/Electronic Albums di bulan November 2016. (creativedisc.com)

Laba bersih PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tembus Rp1,01 triliun pada semester I 2017. Raihan itu naik 9,79 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp925,5 miliar.

Mengutip laporan keuangan yang dipublikasikan perusahaan, peningkatan tersebut didorong oleh kenaikan pendapatan yang mencapai 95,08 persen. Tercatat, Jasa Marga meraup pendapatan sebesar Rp13,09 triliun hingga akhir Juni 2017, sedangkan sebelumnya Rp6,71 triliun.

Bila dirinci, mayoritas pendapatan perusahaan berasal dari bisnis konstruksi sebesar Rp8,56 triliun. Sementara, perusahaan meraup pendapatan dari bisnis tol dan usaha lainnya sebesar Rp4,52 triliun.

Sementara, pertumbuhan kinerja Jasa Marga ini juga sejalan dengan kenaikan beban pendapatan sepanjang semester I 2017.

Namun, pertumbuhan ini juga sejalan dengan melonjaknya beban perusahaan sebesar 140,42 persen menjadi Rp10,61 triliun dari sebelumnya Rp4,41 triliun. Dalam hal ini, bisnis konstruksi menyumbang beban terbanyak sebesar Rp8,51 triliun, sedangkan bisnis tol dan usaha lainnya sebesar Rp2,1 triliun.

Secara keseluruhan, pertumbuhan laba bersih pada semester I 2017 ini menurun jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada semester I 2016. Lihat saja, laba bersih perusahaan saat itu melonjak 43,95 persen dari sebelumnya RpRp642,91 miliar.

Adapun, aset perusahaan mengalami kenaikan secara year to date (ytd) sebesar 23 persen dari Rp53,5 triliun menjadi Rp65,81 triliun. Hal ini juga sejalan dengan tumbuhnya liabilitas perusahaan menjadi Rp47,95 triliun dari sebelumnya Rp37,16 triliun.

Asal tahu saja, Direktur Keuangan Jasa Marga Donny Arsal menyebut, perusahaan setidaknya membutuhkan dana sebesar Rp18 triliun tahun ini. Rencananya, dana itu akan disalurkan pada anak usaha untuk keperluan ekspansi sebesar Rp11 triliun, dan sisanya digunakan Jasa Marga sendiri.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, perusahaan akan melakukan aksi korporasi berupa sekuritisasi aset dengan skema Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA) dan membidik dana Rp2 triliun.

Aset yang akan digunakan dalam sekuritisasi tersebut, yakni tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi). Menurut Donny, sisa dana yang dibutuhkan akan dipenuhi melalui aksi korporasi lainnya, seperti pinjaman perbankan, obligasi konvensional, dan sukuk. (cnnindonesia.com)

Meski tanpa hadirnya sebuah video musik sebagai promosi, tapi hit single milik Drake, ‘One Dance’, yang dirilis di bulan April 2016, sukses menjadi lagu pertama yang tembus marka 1 miliar streaming di Spotify.

Hal ini menyusul penobatan Drake sebagai artis dengan jumlah streaming terbanyak di tahun 2016, setelah mendapatkan prestasi sama untuk tahun lalu, sebagaimana yang dilaporkan oleh Billboard. Drake mendapatkan sekitar 4.7 miliar streaming di tahun 2016, meskipun album terbarunya, “Views”, tersedia secara eksklusif selama dua pekan hanya di layanan streaming saingan Spotify, Apple Music.

Drake has been unstoppable this year – he’s a true global superstar,” ungkap Stefan Blom, Chief Content & Chief Strategy Officer Spotify. “With the top album and the top song this year, as well as his successful Summer Sixteen tour, Drake continues to engage his fans in a way that only Drake can; it’s no surprise he is dominating the music industry.“ (creativedisc.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM