Music



Snapchat sepertinya memang bukan app favorit Rihanna dan sepertinya akan semakin menjadi tidak favorit, setelah sang hitmaker mengecam iklan app tersebut yang dianggap ofensif.

Dalam sebuah advertising, Snapchat tampak mengganggap remeh isu sensitif seperti kekerasan domestik. Pekan lalu app ini melepas iklan berjudul “Would You Rather” yang meminta penggunanya untuk memilih antara “Slap Rihanna” (menampar Rihanna) atau “Punch Chris Brown” (menonjok Chris Brown). Tampaknya iklan ini “terinspirasi” atas insiden kekerasan domestik yang pernah dilakukan Chris kepada Rihanna beberapa tahun lalu.

Snapchat sudah menerbitkan permintaan maaf mereka pada Selasa, 13 Maret lalu, dengan alasan “in error”. Tapi rupanya tidak cukup bagi RiRi yang “murka” dengan iklan ini. Ia lantas mengungkapkan rasa gusar dan kecamannya melalui sebuah tulisan cukup panjang yang diposting di Instagram Stories miliknya pada Kamis, 15 Maret:

RiRi menegaskan jika tindakan Snapchat tersebut adalah ignoran dan menyesalkan mengapa app ini secara sengaja membuat malu para korban kekerasan domestik dan bahkan menjadikan bahan bercanda. Bagi RiRi ini bukan tentang perasaan pribadinya, melainkan karena pengaruh buruk iklan kepada para korban kekerasan domestik, terutama bagi mereka yang masih takut untuk mengungkap kekerasan yang mereka alami.

RiRi juga tidak menerima permintaan maaf Snapchat, karena menutup pernyataanya dengan, “Shame on you. Throw the whole app-oligy away.” (creativedisc.com)

Make Amazing Music with brilliant songwriters! ????♥️? #secret

A post shared by Madonna (@madonna) on

Jangan khawatir, Madonna akan tetap merilis sebuah album, yang dibuktikan dengan postingan Instagramnya di beberapa hari terakhir (lihat di bawah). Tapi, sebelum kita bisa mendengar lagu-lagu barunya, sang Ratu Pop juga memiliki kesibukan lain, membuat sebuah film sebagai proyek barunya.

Film berjudul “Taking Flight” dan ceritanya berdasarkan perjalanan hidup luar biasa dari seorang ballerina bernama Michaela De Prince, yang sukses menaklukkan halangan di negara Sierra Leona yang tengah diobrak-abrik peperangan dan kemudian menjadi seorang penari kaliber.

Kalau sudah menyaksikan “Lemonde” milik Beyonce, maka bisa melihat penampakan dari Michaela De Prince ini. Film rencananya akan segera mulai dikerjakan dengan naskah merupakan hasil adaptasi oleh Camilla Blackett, yang dikenal berkat karya-karyanya di televisi, seperti serial “Fresh Off the Boat” dan “New Girl”.

Ini tentunya bukan kali pertama Madonna mengarahkan sebuah film. Ia melakukan debut penyutradaraan di tahun 2008 lalu dengan menggarap sebuah drama komedi Inggris berjudul “Filth and Wisdom”. Madonna menyusulnya dengan sebuah film drama sejarah, “W.E.”, di tahun 2011. Selain kisah hidup ballerina Michaela De Prince, ada beberapa proyek film lain yang berada di daftar kerja Madonna, seperti adaptasi novel karya Sean Greer, “The Impossible Lives of Greta Wells”. (creativedisc.com)

Harry Styles memberi kejutan pada para penggemar saat ia membuka leg pertama untuk tur dunianya di Basel, Swiss, pada Minggu malam, 11 Maret lalu. Tidak hanya ia menghadirkan set-list berbeda, tapi juga melakukan debut dua buah lagu baru, ‘Oh Anna’ dan ‘Medicine’.

Mantan anggota One Direction ini menyebutkan jika lagu-lagu tadi awalnya ditulis selama proses penulisan materi untuk albu debutnya. Sayangnya dua lagu ini gagal masuk ke “final cut”. “Dua tahun lalu aku mulai mengerjakan album milikku,” kata Harry. “Kalian sangat luar biasa dalam proses ini. Aku ingin berterima kasih untuk dukungan kalian. Kami telah menulis begitu banyak lagu untuk albumnya dan kami memilih (hanya) 10. Dan kami belum pernah memainkan lagu-lagu ini sebelumnya.”

Awalnya Harry memainkan ‘Medicine’, di mana ia mengelilingi panggung saat menyanyikan lagu anthemik ini. “Can I take my medicine, take my medicine / Rest it on your fingertips / Up to your mouth, feeling it out/ Feeling it out,” nyanyi Harry.

Sementara itu ‘Oh Anna’ adalah sebuah lagu pop-rock yang mengandung snippet kecil dari hook gitar ikonik dari lagu hit George Michaels, ‘Faith’. Di dalam lagu Harry bernyanyi, “I don’t want your sympathy, but you don’t know what you do to me / Oh, Anna! / Every time I see your face, there’s only so much I can take / Oh, Anna!”

Belum diketahui apakah Harry akan merilis versi studio untuk ‘Medicine’ dan ‘Oh Anna’. Tapi pastinya para fans sudah meminta sang idola untuk merilisnya. Kita tunggu saja. Untuk sementara, dengar ‘Medicine’ dan ‘Anna’ yang dibawakan Harry secara live di bawah ini:

(creativedisc.com)

Selamat datang kembali di ZONA 90AN SPESIAL yang kali ini dengan tema COVER SONG di DELTA FM.

Buat kamu yang suka lagu tahun 90an khususnya lagu cover nih, kita ada list lagu yang masih belum tahu mana aja yang bakal kita puterin di ZONA 90AN Delta FM.

Pilih lagu favorit kamu di bawah sini untuk nantinya kita puterin hari SENIN, 19 MARET 2018 mulai jam 12:00 WIB cuma di Delta FM bersama RENO ADITYA.

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM