Lifestyle



Rambut bercabang dan kasar adalah awal dari kerusakan mahkota di kepala kita itu. Selain memperburuk penampilan, rambut bercabang juga akan menghambat pertumbuhan rambut.

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan rambut rusak, seperti diet yang tak sehat, polusi dan sebagainya.

Selain itu, ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang dapat memicu kerusakan rambut. Dan celakanya, kebiasaan tersebut masih sering kita lakukan tanpa kita menyadarinya.

Berikut kebiasaan sehari-hari yang memicu munculnya rambut bercabang.

1. Terlalu sering mencuci rambut

Tujuan mencuci rambut yang sebenarnya adalah untuk menghilangkan minyak berlebih pada rambut. Namun, jika kita terlalu sering mencucinya, ini akan menimbulkan masalah.

Terlalu sering mencuci rambut justru membuatnya kehilangan kelembaban dan minyak alami. Justru inilah yang menyebabkan rambut bercabang.

2. Menyisir saat rambut basah

Menyisir rambut basah memang tidak dianjurkan. Kebiasaan ini menyebabkan rambut mudah rapuh dan akibatnya rambut kita semakin rontok.

Hal ini juga yang akhirnya menyebabkan rambut menipis dan bercabang. Jadi, mulai saat ini, hindarilah kebiasaan menyisir rambut saat basah.

3. Keramas dengan air panas

Menggunakan air panas untuk mencuci rambut adalah kesalahan terbesar yang justru merusak rambut. Air panas dapat merusak batang rambut dan menyebabkan ujung rambut terbelah.

Sebaiknya, gunakanlah air hangat atau dingin saat mencuci rambut.

4. Mengikat rambut terlalu kencang

Mengucir rambut dengan gaya ekor kuda atau cepol memang membuat kita nampak rapi. Namun, mengikatnya terlalu kencang akan merusak akar rambut.

Tentu saja ini berdampak negatif pada pertumbuhan rambut yang pada akhirnya, menyebabkan rambut bercabang.

5. Membalik sisir

Untuk menambah volume rambut, kita sering menggunakan teknik reverse combing atau menyisir dengan arah terbalik. Ternyata, kebiasaan ini justru dapat merusak rambut dan membuatnya mudah rapuh.

Selain itu, kebiasaan ini ternyata dapat merusak batang rambut yang akhirnya membuat rambut menjadi pecah-pecah. (kompas.com)

Kebanyakan orang memilih untuk bersantai dalam ruangan ber-AC daripada keluar panas-panasan di jalanan yang penuh asap polusi. AC sudah menjadi bagian hidup dari banyak orang. Di kantor, mall, restoran, bahkan rumah ada AC untuk membuat orang yang ada di ruangan tersebut nyaman, tidak kepanasan.

Namun jika belakangan ini kulit dan rambut Anda menjadi kusam dan kering, ada baiknya untuk matikan AC dan beranjak keluar untuk sedikit berkeringat. Bisa jadi rambut rapuh dan kulit kering itu merupakan akibat dari penggunaan AC. Bagaimana bisa?

AC bekerja menarik uap air yang ada di udara dalam ruangan untuk dibawa keluar dan diganti dengan udara dingin. Proses ini membuat kelembaban dalam ruangan turun. Minimnya kelembaban di lingkungan sekitar merupakan salah satu penyebab utama kenapa kulit jadi gampang kering.

Selain itu, paparan AC tanpa henti juga membuat masalah kulit, seperti eksim atau psoriasis makin menjadi-jadi. Lagi-lagi karena AC dapat menyebabkan kelembaban kulit menguap dan menjadi terganggu. Salah satu penelitian juga menyebutkan bahwa serat sintetis pada filter AC dapat menyebabkan iritasi kulit.

Selain berpengaruh pada kulit, efek AC juga bisa menimpa rambut. Sering berada di ruangan ber-AC juga dapat membuat rambut menjadi kering. Rambut membutuhkan kelembaban untuk tetap sehat. Sehingga, jika ruangan tidak lembab, rambut juga akan menjadi kering.

Rambut yang kering kemudian akan lebih mudah untuk rontok. Rambut rontok akan bertambah parah jika Anda juga sering terpapar dengan pencemaran lingkungan (polusi udara), perubahan cuaca ekstrim, dan sering terpapar dengan bahan kimia (sering mengecat rambut, misalnya).

Untuk mengurangi efek ini, Anda sebaiknya mulai mengurangi frekuensi dan durasi Anda di ruangan ber-AC. Keluarlah sebentar untuk berjalan-jalan menghirup udara segar, sekaligus memberikan waktu bagi kulit dan tubuh Anda untuk “bernapas”.

Dikutip dari Livestrong, menurut American Academy of Dermatology, perawatan yang baik dapat membantu menjaga kesehatan rambut, termasuk mencegahnya dari kerontokan. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga rambut tetap sehat adalah:

  • Kurangi melakukan styling pada rambut, termasuk paparan panas atau produk yang dipakai saat styling
  • Kurangi paparan sinar matahari pada rambut
  • Gunakan kondisioner setelah keramas
  • Jangan terlalu sering keramas
  • Kurangi menguncir rambut yang ketat
  • Jangan menyisir rambut dalam keadaan basah

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan lotion untuk melembabkan kulit, setidaknya tiga kali sehari atau sehabis mandi. Minum air putih yang banyak, setidaknya 8 gelas sehari, juga dapat membantu menghidrasi tubuh dan menjaga kelembaban kulit Anda. (kompas.com)

Timbulnya uban di usia muda bisa membuat orang yang mengalaminya gelisah. Bagaimana tidak, uban selama ini identik dengan orang berusia lanjut. Uban yang timbul sebelum waktunya itu dikhawatirkan akan membuat penampilan lebih tua dari usia sebenarnya.

Ada banyak mitos yang mengaitkan timbulnya uban di usia muda, misalnya saja penurunan dan kenaikan berat badan yang cepat, penggunaan shampo yang tidak cocok, atau latihan fisik yang intens.

Untuk mengetahui pemicu rambut hitam berubah jadi keperakan, Anda perlu paham lebih dahulu bahwa rambut beruban karena kerusakan sel yang disebut melanosit di dasar folikel rambut.  Penyebabnya bisa karena penyakit, paparan lingkungan atau hanya karena faktor usia.

Pakar penuaan dari Mayo Clinic, Dr James Kirkland, mengatakan setiap orang dapat memiliki uban di sepanjang hidupnya, namun keseimbangannya berkurang di usia 40 hingga 50 tahun, dengan tingkat perubahan yang bervariasi sesuai genetik, jenis kelamin dan etnis.

Misalnya orang kulit hitam cenderung lebih lama beruban dibanding orang dari ras Kaukasia. Sementara orang Asia berada di antara kedua ras tersebut. Selain itu, perempuan lebih cepat beruban dibanding pria.

Faktor seperti genetik juga tak bisa dilepaskan dari rambut beruban. Bila salah satu atau kedua orangtua Anda lebih cepat beruban, maka Anda akan cenderung beruban di usia muda.

Kebiasaan merokok juga bisa mempercepat timbulnya uban dan rambut putih yang muncul terlalu dini tersebut merupakan tanda penyakit autoimun, gangguan tiroid dan jantung.

“Jika Anda memiliki penyakit jantung dan rambut Anda beruban, itu bisa jadi tanda perburukan penyakit,” kata Kirkland.

Ahli dermatologi dari Cleveland Clinic, Dr Wilma Bergfeld mengatakan beberapa orang yang ditahan di kamp konsentrasi selama Perang Dunia ke II dan kekurangan nutrisi juga mengalami uban yang prematur.

“Semuanya ditentukan oleh kesehatan sel penghasil pigmen,” ujar Bergfeld. Menurutnya, dia tidak tahu ada orang yang beruban karena penurunan berat badan atau pun olahraga berat.

Semua aktivitas yang merusak rambut, seperti kehilangan berat badan sampai 20 kilogram atau perawatan kemoterapi, lebih berdampak pada kerontokan rambut daripada mengubah warnanya. Sayangnya, hingga saat ini belum ada obat yang mampu mengembalikan warna rambut.

Selain itu, belum jelas juga apakah stres berat akan membuat rambut cepat beruban. Meskipun rambut Barrack Obama berubah saat menjadi Presiden ke-44 Amerika Serikat, namun menurut Krikland, tidak ada hubungan yang pasti antara rambut beruban dengan stres. (kompas.com)

Bukan karena bahan kimia yang dipakai pada rambut saja, ternyata rambut Anda bisa mengalami kerusakan karena beberapa kegiatan ini. Sehingga rambut bisa berwarna kemerahan, kasar, dan ujung bercabang. Inilah kegiatan yang secara tidak sadar merusak rambut Anda seperti dirilis dari Lifehack.org, Senin (21/11/2016).

Keramas Tiap Hari
Secara umum, rambut hanya boleh dikeramas secukupnya saja yaitu setiap dua atau tiga hari sekali. Lebih dari itu, akan mengurangi minyak yang membuat rambut tetap terjaga dan mengilap. Kebanyakan keramas juga membuat rambut kusam. Solusinya adalah cukup cuci rambut dengan air bersih dan berikan kondisioner di ujung rambut.

Sisir Rambut Saat Basah
Ternyata rambut saat basah sangatlah lemah, jadi akan sangat salah bila Anda menyisir rambut saat basah. Usahakan sebelum mandi rambut sudah disisir dengan sisir bergigi jarang untuk mengurangi kusut pada rambut.

Tidak Potong Rambut
Ternyata tidak memotong rambut juga menjadi alasan rambut cepat rusak. Karena rambut akan terus bertumbuh dan mengakibatkan rambut di bagian ujung sudah tua dan memiliki ujung bercabang. Untuk menghindarinya, usahakan potong rambut tiga bulan sekali agar menjaga kesegaran rambut.

Terpapar Sinar Matahari
Rambut yang banyak terpapar sinar matahari akan mengakibatkan kulit kepala kering dan gatal-gatal. Untuk menghindari gatal-gatal, usahakan menggunakan penutup kepala saat keluar atau obati dengan cuka saat mandi. Cuka akan meningkatkan kelembapan dan membantu kotoran keluar dari kulit dengan cepat. Penggunaan sampo anti ketombe juga dapat membantu. (liputan6.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM