PROGRAM



Medali emas ke-13 bagi kontingen Indonesia datang dari cabang pencak silat, Senin (27/8/2018).

Puspa Arumsari meraih medali emas dari kategori tunggal putri nomor seni pada cabang olahraga pencak silat di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah.

Puspa sukses meraih poin tertinggi yakni 467. Torehan poin Puspa ini berada jauh di atas para atlet pencak silat lainnya.

Selepas perlombaan, Puspa mengatakan bahwa targetnya sendiri memang medali emas.

"Saya pribadi menargetkan 468 poin. Namun, 467 poin ini juga sudah membuat saya cukup puas," tutur Puspa kepada BolaSport.com.

"Saya sudah mempersiapkan diri sekitar 3-4 tahun sebelum event ini berlangsung. Buat saya, emas adalah harga mati," tuturnya.

Peraih medali perak adalah pesilat putri asal Singapura, Nurzuhaira Mohammad Yazid, dengan total poin 445. Medali perunggu didapatkan pesilat putri Thailand, Cherry May Regalado (444). (KOMPAS.com)

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengucapkan belasungkawa atas wafatnya politikus terkemuka Amerika Serikat John McCain pada Minggu (26/8).

Melalui kicauannya di Twitter, Retno menyebut Senator Partai Republik asal Arizona itu sebagai negarawan yang baik sekaligus teman baik Indonesia.

"Belasungkawa saya yang terdalam atas meninggalnya Senator John McCain. Dia adalah negarawan besar, teman baik Indonesia," kata Retno.


"Senator John McCain melayani negara dengan keberanian dan kehormatan. RIP, Senator."

Pada Agustus 2014, McCain pernah berkunjung ke Jakarta. Saat itu, McCain bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, petinggi Dewan Perwakilan Rakyat, dan sejumlah pejabat lainnya.

McCain meninggal dunia di usia 81 tahun setelah menderita kanker otak glioblastoma sejak pertengahan 2017 lalu. Sejak itu, pria yang telah bergelut di Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat AS selama lebih dari 35 tahun itu jarang terlihat lagi di Washington.

"Senator John Sidney McCain III meninggal pukul 04.28, 25 Agustus 2018, dia didampingi oleh isterinya Cindy dan sanak keluarga lain," ujar pernyataan tertulis kantor senator McCain.

"Ketika meninggal, dia telah mengabdikan diri bagi Amerika Serikat selama 60 tahun."

Selain kanker otak, McCain juga sempat menjalani operasi infeksi perut pada pertengahan April lalu.

Kantor McCain sebelumnya menyebutkan bahwa senator asal Arizona yang pernah berlaga di pilpres 2008 ini menghentikan segala bentuk pengobatan kanker otak tersebut.

Dalam pilpres 2008, McCain berpasangan dengan cawapres Sarah Palin melawan Barack Obama dan Joe Bidden dari Partai Demokrat, namun kalah.

McCain terjun ke dunia politik setelah pensiun dari militer AS dan dia pernah menjadi tawanan perang setelah ditangkap oleh pasukan Vietnam Utara dalam perang Vietnam.

Kepergian McCain turut mengundang duka cita dari politikus hingga selebriti Negeri Paman Sam, serta kerabatnya di negara lain. (CNN Indonesia)

Oka Sulaksana menjadi penyumbang medali emas pertama dalam cabang olahraga (cabor) layar di Asian Games 1998.

Atlet asal Bali tersebut meraih medali emas yang pertama untuk cabor layar pada Asian Games 1998 di Bangkok, Thailand. Ia menjadi yang terbaik di nomor Mistral Heavy.

Oka mengalahkan pelayar asal Jepang Motokazu Kenjo dan pelayar Thailand Kookiat Sakulfaeng. Kedua pelayar tersebut meraih medali perak dan perunggu.

Medali emas itu merupakan satu-satunya yang diraih Indonesia dalam cabor layar dari 16 nomor yang dipertandingkan. Satu-satunya medali emas yang disumbang Oka menempatkan cabor layar Indonesia berada di urutan keenam dari 11 negara Asia lainnya.

Selain Oka, satu medali emas dalam Asian Games 1998 juga disabet beberapa cabor lain seperti karate, tenis, dan atletik. Sedangkan cabor bulutangkis sukses menyumbang medali emas terbanyak dalam ajang edisi ke-13 tersebut yakni dua keping.

Total ada enam medali emas yang disumbang atlet Indonesia dalam Asian Games 1998. Sementara medali perak diraih sebanyak 10 keping dan perunggu sejumlah 11 keping.

Dua puluh medali yang dicatat Indonesia ini menempatkan tim Merah Putih di peringkat ke-11 dalam klasemen akhir. Indonesia terpaut 247 medali dari China yang berhasil duduk di posisi pertama.

Empat tahun kemudian, Oka sukses mempertahankan medali emasnya di nomor pertandingan yang sama yakni Mistral Heavy. Ketika itu, ia mencatat 13 poin dari 11 seri balapan.

Atas catatan tersebut Oka kembali menjadi yang terbaik dari enam peserta lainnya. Dia mengalahkan pelayar China Mo Zehai dan pelayar Jepang Motokazu Kenjo.

Sejak Oka, pelayar Indonesia tak pernah lagi meraih medali emas. Regenerasi atlet setelah Oka pun belum ketahuan.

Kali terakhir cabor layar meraih medali adalah pada Asian Games 2010 di China. Ketika itu, masih Oka yang menyumbang satu-satunya medali di cabor layar yakni medali perak di nomor Mistral.

Ia kalah dari pelayar Hong Kong Chan King Yin yang meraih medali emas, tapi unggul dari pelayar China Yao Fuwen yang dapat medali perunggu. (CNN Indonesia)

Greysia Polii/Apriyani Rahayu kalah di semifinal Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018 dari pasangan Jepang, Mayu Matsumoto/Wakan Nagahara, dengan skor 12-21 dan 21-23, Sabtu (4/8).

Di set pertama, Greysia/Apriyani yang sering melakukan kesalahan kalah dengan selisih cukup jauh. Pasangan Jepang langsung unggul 4-2 dan 8-3 dengan mengandalkan permainan agresif dengan smash-smash yang tajam.

Greysia/Apriyani mengakhiri interval set pertama dengan tertinggal 5-11 dan kesukaran untuk lepas dari tekanan. Mereka hanya sempat memperkecil selisih menjadi 9-14 dan 10-15 tapi kemudian ganda Jepang bermain cepat untuk menutup set pertama dengan kemenangan 12-21.

Di set kedua, Greysia/Apriyani mulai bangkit. Meski kerap tertinggal, mereka berhasil mempertahankan selisih angka tidak terlampau lebar, mulai dari 3-5, kemudian 5-7 dan bahkan menyamakan kedudukan menjadi 7-7.

Namun Matsumoto/Nagahara bisa menutup interval set kedua dengan keunggulan 11--8.

Greysia/Apriyani kemudian bangkit dan terus menyamakan kedudukan, mulai dari 14-14, 16-16, 18-18, hingga 20-20.

Hanya saja, dalam momen krusial ini, Greysia/Apriyani gagal untuk menghentikan laju Matsumoto/Nagahara dan menutup set kedua dengan kekahalan 21-23.

Pasangan Greysia/Apriyani adalah satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di Kejuaraan Dunia 2018.

Sementara tahun lalu, Indonesia merebut satu gelar melalui Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang pada kompetisi tahun ini tidak mengikuti turnamen. (CNN Indonesia)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM